Breaking News:

Berita Kriminalitas

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Pasien Sesama Jenis,Oknum Dokter di Beltim Dibebastugaskan

Seorang oknum dokter berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dibebastugaskan dari tempatnya mengabdi.

Freepik
Ilustrasi konsultasi dokter.Seorang oknum dokter berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dibebastugaskan dari tempatnya mengabdi. 

BANGKAPOS.COM -- Seorang oknum dokter berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dibebastugaskan dari tempatnya mengabdi.

Diduga oknum dokter tersebut melakukan tindak pelecehan seksual kepada seorang pasien sesama jenis.

Menurut sumber Posbelitung.co, lelaki berinisial H (35) itu dilaporkan oleh korban melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N-LAPOR) yang telah didisposisikan ke Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Belitung Timur, pada tanggal 28 Januari 2021.

Sejak tanggal 8 Februari 2021 sudah dibebastugaskan sebagai pemberi layanan pada fasilitas kesehatan (faskes) tempatnya bekerja.

Saat dihubungi Posbelitung.co, Kamis (18/2/2021) Plh Bupati Belitung Timur Ikhwan Fakhrozi membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan kasus ini masih diproses di BKPSDM Belitung Timur.

"Masih diproses di sana. Sudah sampai mananya saya belum dapat laporan. Biasanya setelah dari sana baru ke saya. Iya, sudah (dibebastugaskan) karena menyangkut dengan kenyamanan pelayanan publik di faskes tersebut," ungkap Ikhwan.

Dihubungi terpisah Kepala BKPSDM Belitung Timur Yuspian mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan langkah-langkah untuk menemukan titik terang dari kasus ini.

Kemudian ia akan membentuk tim untuk menyelidiki kasus ini.

Menurutnya,  tim ini akan terdiri dari beberapa unsur, seperti inspektorat, penegak hukum, dinas kesehatan, IDI, sampai ke ahli yang kompeten di permasalahan ini.

Setelah tim itu terbentuk, lanjutnya, maka akan saling memberi pandangan lalu diambil keputusan. Apakah sanksinya ringan, sedang, atau berat sampai ke pencopotan itu nanti tergantung hasil kerja tim itu.

Halaman
12
Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved