Breaking News:

Berita Sungailiat

Jaga Kelestarian Aset Tak Benda,Yusmiati Mulkan Bertandang ke Pengrajin UMKM

Pemkab Bangka selain memiliki aset benda, berupa lahan, gedung dan berbagai inventaris bergerak, ternyata juga memilki aset tak benda

Ist/Pemkab Bangka
Yusmiati Mulkan, Ketua TP PKK Bangka ketika bertandang ke pengrajin, pelaku seni anyaman sekaligus pelaku UMKM di Kabupaten Bangka, Kamis (18/02/2021) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pemkab Bangka selain memiliki aset benda, berupa lahan, gedung dan berbagai inventaris bergerak, ternyata juga memilki aset tak benda seperti seni anyaman, motif kain cual, dan berbagai seni serta budaya kerajinan khas Kabupaten Bangka. 

"Melestarikan budaya yang menghasilkan produk seni tak benda juga kewajiban bersama," kata Yusmiati Mulkan, Ketua TP PKK Bangka  ketika bertandang ke pengrajin, pelaku seni anyaman sekaligus pelaku UMKM di Sungailiat, Puding Besar dan Mendo Barat, Kamis (18/02/2021).

Kunjungan ini digerakkan untuk dijadikan sebagai contoh untuk masyarakat, juga sebagai himbauan Ketua TP PKK Kabupaten Bangka Yusmiati Mulkan agar seluruh masyarakat Kabupaten Bangka untuk mencintai dan memakai produk hasil kreativitas tak benda para pelaku seni sekaligus pelaku UMKM di Kabupaten Bangka. 

Sembari mengagumi dan memandang takjub, Yusmiati mengajak pelaku UMKM untuk meramaikan Galeri Rafika Duri agar bisa lebih dikenal dan lebih bisa dinikmati masyarakat Kabupaten Bangka serta wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Bangka.

Yusmiati Mulkan, Ketua TP PKK Bangka  ketika bertandang ke pengrajin, pelaku seni anyaman sekaligus pelaku UMKM di Kabupaten Bangka, Kamis (18/02/2021)
Yusmiati Mulkan, Ketua TP PKK Bangka ketika bertandang ke pengrajin, pelaku seni anyaman sekaligus pelaku UMKM di Kabupaten Bangka, Kamis (18/02/2021) (Ist/Pemkab Bangka)

Lawatan dimulai dari pelaku seni sekaligus pengrajin lidi Nipah yang disulap menjadi berbagai perabotan rumah tangga yang apik. Seperti, keranjang buah, piring, penutup lampu tidur hias.

Dari sini, terjadilah komunikasi ringan dengan para pengrajin yang memang membutuhkan aliran produksi keluar daerah untuk memasarkan hasil karya seni yang mereka anyam. 

Dari lokasi pembuatan Lidi Nipah yang berada di Kota Waringin, Kecamatan Puding Besar, kunjungan menyasar ke pengrajin batik cual Krisanda khas Bangka yang ada di Desa Kace Timur, Kecamatan Mendo Barat.

Sama halnya dengan pengrajin seni anyaman di Kota Waringin, pengrajin batik cual ini pun merasa sedikit kesulitan untuk memasarkan produk seninya. 

Untuk itu, Yusmiati mengajak para pelaku seni ini untuk mendistribusikan produknya di Galeri Rafika Duri yang akan diresmikan akhir Februari ini.

"Hasil produk mereka nantinya akan dimasukan kedalam galeri Rafika Duri yang berlokasi di Cokro Sungailiat. Jadi masyarakat yang hendak melihat atau membeli hasil produksi kerajinan tangan dapat langsung mengunjunginya nanti," kata Yusmiati.

Yusmiati Mulkan, Ketua TP PKK Bangka  ketika bertandang ke pengrajin, pelaku seni anyaman sekaligus pelaku UMKM di Kabupaten Bangka, Kamis (18/02/2021)
Yusmiati Mulkan, Ketua TP PKK Bangka ketika bertandang ke pengrajin, pelaku seni anyaman sekaligus pelaku UMKM di Kabupaten Bangka, Kamis (18/02/2021) (Ist/Pemkab Bangka)
Halaman
12
Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved