Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Karatan dan Bahaya, Pemkot Akan Bongkar Kanopi Pasar Mambo, Pedagang Berharap Hanya Direnovasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang berencana membongkar bangunan kanopi yang berada di Pasar Mambo.

Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Kondisi bangunan kanopi yang bolong di Pasar Mambo, gang Singapur, Kota Pangkalpinang, Kamis (18/02/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang berencana membongkar bangunan kanopi yang berada di Pasar Mambo.

Rencana ini muncul setelah kondisi besi kanopi yang sudah berkarat hingga atap yang bolong hampir di seluruh bagian kanopi.

Tak hanya kanopi di Pasar Mambo, Gang Singapur, Kelurahan Masjid Jamik saja, namun kanopi yang juga membentangkan di depan kelenteng Kwan Tie Miau atau yang berada dekat di Pasar Induk Kota Pangkalpinang pun juga akan dibongkar.

Walaupun tak lagi meneduhkan, rencana pembongkaran oleh Pemkot Pangkalpinang pun tak lantas disambut baik oleh masyarakat. Satu di antaranya ada Ena yang merupakan pedagang di daerah tersebut.

"Jangan lah dibongkar ini kan udah jadi ciri khas Pasar Mambo, jadi kalau dibongkar ya gak ada lagi ciri khasnya. Kalau pengennya ya direnovasi saja, biar lebih bagus juga daerah ini," ujar Ena, Kamis (18/02/2021).

Namun Ena mengaku kondisi kanopi yang sudah memprihatinkan tersebut, kadang kala serpihan atap kanopi jatuh hingga mengagetkan masyarakat yang melintas.

"Kalau angin kencang iya, kadang ada juga yang jatuh. Tapi ya gak pernah sampai kena orang tau sampai ada korban itub engga, cuma bikin kaget aja kalau jatuh itu," jelasnya.

Selain itu Ena yang sudah tujuh tahun berdagang di Pasar Mambo, mengatakan tak mengetahui siapa yang membangun kanopi di Pasar Mambo.

"Gak tau kalau kanopi itu siapa yang bangun kita gak tau, sejak di sini sudah ada. Kalau bangunan tempat berjualan ini memang lahannya punya orang kita nyewa lahan, kalau bangunan bos yang dirikan," ungkapnya.

Sementara itu diketahui Pemkot Pangkalpinang telah memasang pengumuman, terkait orang yang merasa memiliki atau menguasai bangunan kanopi tersebut.

Hal ini menyusul tidak adanya Izin mendirikan bangunan (IMB), pada kanopi yang berada di pasar mambo ataupun di depan kelenteng Kwan Tie Miau.

Pemkot Pangkalpinang pun mempersilahkan orang yang merasa memiliki atau menguasai bangunan kanopi, untuk segera melaporkan paling lambar pada Senin (22/02/2021). (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: El Tjandring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved