Breaking News:

Berita Sungailiat

Penambang Ilegal Diintai dan Dibekuk Dinihari di Mengkubung

Informasi masyarakat bahwa aktivitas penambangan pasir timah ilegal di Perairan Mengkubung Kecamatan Belinyu kerap dilakukan malam hari

IST
Anggota Polsek Belinyu mengamankan penambang ilegal Kamis (18/2/2021) di kawasan Mengkubung Belinyu 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Informasi masyarakat bahwa aktivitas penambangan pasir timah ilegal di Perairan Mengkubung Kecamatan Belinyu kerap dilakukan malam hari langsung ditindaklanjuti oleh Polsek Belinyu.

Setelah melakukan pengintaian selama dua malam akhirnya (18/2/2021) dinihari dua orang penambang berhasil diamankan bersama peralatan tambang.

"Setelah melakukan pengintaian anggota berhasil mengamankan 2 orang yang melakuan penambangan ilegal," kata Kabag Ops Polres Bangka Kompol Ricky Dwi Raya Putra didampingi Kapolsek Belinyu Kompol Noval Nanusa Gegoh.

BREAKING NEWS: Nelayan Hilang di Laut, Perahu Ditemukan Terombang Ambing

Baca juga: Keuangan Tak Baik, Gubernur Erzaldi Yakinkan Tak Kurangi TPP ASN Bangka Belitung

Baca juga: Pencairan TPP Molor, ASN Bingung Bayar Cicilan: Istri Ngeluh ke Kami

Aktivitas penambangan di kawasan perairan Mengkubung Belinyu telah kerap diimbau untuk tidak beroperasi oleh jajaran Polsek Belinyu. Namun sejumlah penambang kerap membandel dan kucing -kucingan.

Bahkan beberapa di antaranya diinformasikan masyarakat menambang di malam hari. Kapolsek Belinyu Kompol Noval Nanusa Gegoh memerintahkan anggota untuk mengecek dan melakukan pengintaian.

Awalnya pada Selasa (16/2/2021) malam hingga Rabu (17/2/2021) dinihari dilakukan pengecekan namun belum membuahkan hasil. Tak jera anggota Polsek Belinyu keesokan harinya kembali ke lokasi dan melakukan pengintaian.

Akhirnya Rabu (18/2/2021) dinihari mendapati ada dua penambang yang beraktivitas mereka yakni pemilik tambang inisial E (21) dan pekerjanya inisial BK (43) warga Dusun Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka .

"Barang bukti yang berhasil diamankan Pasir timah seberat kurang lebih 6 kilogram, 1 Unit mesin robin, 2 lembar karpet, selang ulir sepanjang kurang lebih 1 meter dan dibawa ke Mapolsek Belinyu," ujar Kapolsek.

Kedua penambang ini dijerat dengan pasal pasal 158 UU RI No 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved