Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Seni Lukisan Realis di Jalan Theresia Mengangkat Tema Kebhinekaan, Dijadikan Spot Foto

Enam lukisan bergambar tempat ibadah kini terpampang di dinding sekolah ST Theresia, atau tepat disudut persimpangan jalan Theresia

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).
Lukisan tempat ibadah di dinding St Theresia atau tepat disudut persimpangan jalan Theresia yang berdekatan dengan tugu simpang lima, Kota Pangkalpinang, Kamis (18/02/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Enam lukisan bergambar tempat ibadah kini terpampang di dinding sekolah ST Theresia, atau tepat disudut persimpangan jalan Theresia yang berdekatan dengan tugu simpang lima, Kota Pangkalpinang, Kamis (18/02/2021).

Terdapat mural atau lukisan yang menggambarkan enam tempat ibadah dari masing-masing agama seperti Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Budha dan Khonghucu.

Pengurus ST Theresia, Yudi Kristianto mengungkapkan pihaknya ingin mengubah tempat yang sebelumnya tak tertata rapi menjadi tempat yang indah serta dapat juga dijadikan sebagai spot foto.

"Kami berpikir ini penting untuk ditata, ini kami realisasikan juga setelah ada tugu simpang lima agar daerah ini juga menjadi lebih indah," ujar Yudi.

Selain itu mengangkat tema kebhinekaan, Yudi berharap pesan agar masyarakat dapat saling menghormati dan menghargai sesuai dengan semboyan bhineka tunggal ika.

"Kesan kebinekaan mural memberikan edukasi kepada siwa dan masyarakat yang lewat, bahwa Indonesia amat sangat kaya akan keberagaman. Kita harus sadar itu, dengan keberagaman kita punya kewajiban menjaga dan merawatnya dengan saling menghormati dan menghargai," tuturnya.

Beberapa tempat ibadah yang tergambar pun terlihat memiliki nilai historisnya, dengan berbagai sejarahnya sebagai tempat ibadah untuk masing-masin agama.

"Masjid Jami dipilih karena kita mencoba tempat ibadah yang memiliki sejarah panjang, itu dibangun 1936 jadi sangat bersejarah. Lalu Gereja GPIB Maranatha juga gereja tertua 1927, lalu Katedral di bangun 1931 lalu. Pura kita pilih Pura Penataran Agung Tanjung Bunga 2009, Vihara Puri Tri Agung Sungailiat 2016, lalu ada Kelenteng Fuk Tet Che yang diresmikan 2017," tuturnya.

Sementara itu Lurah Bintang, Kota Pangkalpinang, Imam Firdaus mengungkapkan adanya lukisan tempat ibadah tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pihaknya dengan pihak yayasan ST Theresia untuk memperindah kawasan tersebut.

"Terima kasih atas kerja sama ini menjadi kawasan yang indah, karena selama ini terkesan kurang rapi. Dengan adanya kerja sama inilah gunanya kolaborasi adalah solusi jadi kawasan ini juga menjadi ikonik dan bertambah lagi ikonik di binyang seperti simpang lima itu," ungkap Imam Firdaus.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved