Breaking News:

China Eksekusi Penjahat Pakai 'Mobil Maut dan Suntikan Mematikan': Termasuk Koruptor

China Eksekusi Penjahat Pakai 'Mobil Maut dan Suntikan Mematikan': Termasuk Koruptor

AFP VIA GETTY IMAGES/DAILY STAR
China Eksekusi Penjahat Pakai 'Mobil Maut dan Suntikan Mematikan': Termasuk Koruptor__ Regu tembak menggiring terpidana mati yang hendak dieksekusi mati di sebuah lapangan. Suntikan mematikan telah mengambil alih sebagai bentuk utama eksekusi di China. 

BANGKAPOS.COM -- China akhirnya melakukan eksekusi penjahat dengan menggunakan mobil maut dan suntikan mematikan.

Adapun yang dieksekusi adalah para terpidana mati, sebagiannya adalah pelaku korupsi.

China dikatakan mengeksekusi jauh lebih banyak orang daripada gabungan seluruh dunia - dengan van maut bergerak yang mengerikan dan regu tembak, Amnesty International melaporkan.

Pakar hak asasi manusia memperkirakan setiap tahun ribuan orang mendapatkan hukuman mati di China dengan tingkat hukuman 99 persen, The Sun melaporkan.

Negara bagian tidak membagikan angka tersebut tetapi diperkirakan lebih dari 657 total tahunan di seluruh dunia.

Baca juga: Terungkap Chat Mesra Nissa Sabyan, Sosok Ngaku Sepupu ini Sebut Sudah Nikah Siri bukan Selingkuh

Baca juga: Termasuk Semangka & Pisang, 17 ini Makanan Ternyata untuk Meningkatkan Keperkasaan Suami di Ranjang

Baca juga: Viral Video Pengantin Pria yang tak Pandai Ciuman hingga Undang Tawa Tamu yang Hadir

Peneliti Amnesty International China, Kai Ong, mengklaim China sering mengadakan rapat umum untuk mengumumkan hukuman mati kepada orang-orang.

“Pemerintah China masih melihat penggunaan hukuman mati sebagai pencegah kejahatan yang efektif.," kata Kai Ong dikutip Daily Star, Jumat (19/2/2021).

()Polisi China mengarak sekelompok 15 narapidana kriminal untuk dijatuhi hukuman mati di depan umum. Pelaku kejahatan berat yang divonis mati biasanya dieksekusi di depan publik untuk menimbulkan efek ngeri.
()Polisi China mengarak sekelompok 15 narapidana kriminal untuk dijatuhi hukuman mati di depan umum. Pelaku kejahatan berat yang divonis mati biasanya dieksekusi di depan publik untuk menimbulkan efek ngeri.

"Setiap bulan Juni, pemerintah daerah sering mengadakan demonstrasi hukuman massal, di mana siswa, guru, dan masyarakat diundang untuk menyaksikan pengadilan menjatuhkan hukuman mati kepada individu yang dihukum karena kejahatan terkait narkoba," katanya lagi.

Memang, eksekusi mati di China dilakukan di tempat terbuka dan disaksikan ribuan orang yang sengaja diundang.

Ini dimaksudkan untuk memunculkan efek ngeri bagi orang lain agar tidak berbuat kejahatan yang serupa.

Halaman
1234
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved