Breaking News:

Disebut tak Mungkin Bisa Ditenggelamkan, Begini Akhir Tragis Kapal Perang Yamato

Sebagai kapal perang super, badan kapal yang mengelilingi Yamato dilapisi baja setebal 410 mm dan baja yang melapisi bagian deknya setebal 200 mm.

Youtube
Kapal perang Yamato 

BANGKAPOS.C0M- Kekuatan militer Jepang pada saat Perang Dunia I dan II, dikenal menakutkan.

Ini karena Jepang memiliki pasukan yang banyak hingga senjata militer yang canggih pada zamannya.

Salah satu yang paling terkenal adalah kapal perang Yamato.

Di mana kapal perang Yamato dibangun ketika Jepang masih terikat perjanjian pembatasan senjata dan alat perang, Washinton Naval Treaty dan London Naval Treaty.

Akibat perjanjian itu Jepang hanya boleh membangun kapal jenis kecil dan tidak bersenjata.

Yamato
Yamato (The Diplomat)

Tapi pada tahun 1936, perjanjian itu dicabut dan Yamato yang semula dirancang untuk kapal kecil, diam-diam dimodifikasi serta dibangun menjadi kapal perang super berbobot total 72.800 ton.

Setelah dibangun di tempat rahasia, yakni pangkalan AL Jepang di Kure, pada tahun 1940 Yamato keluar dari sarang dan siap bertugas di medan laga.

Sebagai kapal perang super, badan kapal yang mengelilingi Yamato dilapisi baja setebal 410 mm dan baja yang melapisi bagian deknya setebal 200 mm.

Senjata meriam yang dimiliki Yamato cukup banyak dan punya kaliber besar.

Antara lain, 9 meriam kaliber 46 cm, 12 meriam kaliber 15,5 cm, 12 meriam kaliber 12,7 cm dan 24 meriam kaliber 25 mm.

Halaman
123
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved