Breaking News:

Satgas Covid-19 Ingatkan Bahaya Pakai Masker Secara Kurang Tepat, Berkatup Tak Disarankan

Menurut CDC, katup pernapasan pada masker memungkinkan tetesan pernapasan seseorang keluar dan menyebar.

TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO
PEMAKAIAN MASKER - Seorang warga melintasi baliho imbauan memakai masker di Plaza Benteng Kuto Besak, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (10/9/2020). Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (18/2/2019), mengingatkan masyarakat agar menggunaan masker secara tepat agar efektif mencegah penularan virus corona. TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO 

Dalam laman resminya, CDC AS menyebut tidak merekomendasikan masker berkatup.

Lembaga ini menganggap masker berkatup tidak mampu mencegah penyebaran virus corona.

Menurut CDC, katup pernapasan pada masker itu memungkinkan tetesan pernapasan seseorang keluar dan menyebar ke orang lain.

Artinya, masker ini baik untuk pengguna, tetapi berbahaya bagi orang di sekitarnya.

Di samping itu, CDC juga merekomendasikan agar rumah sakit tidak menggunakan masker N95 yang ada fasilitas berupa katup pernapasan. (*)

Berikut beberapa tips penggunaan masker dari Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito.

1. Tidak menggunakan dua masker medis secara bersamaan.

Menggabungkan dua masker medis, kata Wiku, tak dapat meningkatkan filtrasi virus.

2. Pakai masker yang memiliki kawat pada bagian hidung

Masker ini dapat menyesuaikan bentuk hidung, meningkatkan kenyamanan pengguna dan mencegah celah masuknya virus.

Halaman
123
Editor: vovo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved