Breaking News:

Bupati Bangka Minta Masyarakat Jangan Takut Divaksin Covid-19

Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Mulkan mengharapkan masyarakat Kabupaten Bangka agar tetap disiplin menjaga kesehatan.

Bangkapos.com/Edwardi
Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Mulkan yang juga Bupati Bangka mengharapkan masyarakat Kabupaten Bangka agar tetap disiplin menjaga kesehatan dan jangan sampai terpapar wabah pandemi Covid-19. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Mulkan yang juga Bupati Bangka mengharapkan masyarakat Kabupaten Bangka agar tetap disiplin menjaga kesehatan dan jangan sampai terpapar wabah pandemi Covid-19.

"Seperti sering saya sampaikan Virus Corona ini virus yang tidak kelihatan dan tidak memandang usia dan jenis kelamin bisa menyerang siapa saja, namun kita terus berupaya tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M yakni menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan agar terhindar paparan Covid-19 ini," kata Mulkan saat memberikan sambutan kegiatan bakti sosial pembagian paket sembako di Balai Dusun Bukit Tulang Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu, Sabtu (20/02/2021).

Mulkan mengharapkan seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung program pemerintah dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran penularan wabah Covid-19 ini melalui program vaksinasi Covid-19 massal secara bertahap.

"Saya selaku Bupati Bangka sudah melakukan dua kali suntik vaksin Covid-19 yakni tanggal 15 Januari dan 29 Januari 2021 lalu. Program vaksinasi ini merupakan salah satu upaya pencegahan penularan wabah Covid-19 ke depan," ujar Mulkan sambil menunjukkan bukti dua sertifikat sudah divaksin Covid-19.

Mulkan berharap masyarakat harus yakin dan percaya terhadap program-program pemerintah terutama soal vaksinasi Covid-19 ini.

"Melalui vaksinasi ini nanti akan memberikan kekebalan tubuh kita terhadap serangan atau paparan Covid-19," ujar Mulkan.

Diungkapkan Mulkan, selaku Bupati Bangka dan perwakilan Forkopimda Bangka juga tenaga kesehatan dan non kesehatan pelayan untuk tahap 1 program vaksinasi Covid-19 ini sudah dilaksanakan.

"Orang yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 nantinya akan diberikan kartu atau sertifikat selesai divaksin , ini buktinya saya sudah mendapatkan sertifikat itu," tukas Mulkan.

Ditambahkannya, sebelum seseorang itu melakukan vaksinasi, petugas medis akan melakukan pemeriksaan kesehatan orang yang akan divaksinasi.

"Jadi bapak ibu jangan ada yang khawatir bahwa dari tim medis kita langsung suntik saja, tidak ada seperti itu tetapi harus diperiksa dulu satu hari sebelum divaksin, dimana petugas medis akan mengambil lebih dulu sampel darah orang yang akan divaksinasi dari sini akan terlihat apakah kita ada mengidap penyakit apa, bila ada sakit gondok, jantung, ginjal dan tensi atau tekanan darahnya tinggi maka tidak boleh divaksin Covid-19, jadi jangan khawatir," jelas Mulkan.

Mulkan berharap masyarakat jangan terpengaruh terhadap isu-isu atau berita hoax di lapangan bahwa vaksinasi ini berefek ini itu, maka jangan dipercaya itu hanyalah bohong belaka.

"Alhamdulillah kami 11 orang yang sudah divaksin Covid-19 gelombang pertama lalu hingga saat ini kondisinya baik-baik saja," tukas Mulkan.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: M Ismunadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved