Breaking News:

Kisah Musashi, Samurai Terbesar Sepanjang Masa yang Legendaris dengan Gaya Dua Pedangnya

Meskipun memenangkan setidaknya 60 duel pada usia 30, itu adalah duel terakhirnya melawan ahli pedang Sasaki Kojiro yang membuatnya benar-benar

La Brújula Verde
Miyamoto Musashi 

Musashi melucuti senjata Denshichiro dan memukulnya begitu keras dengan bokkennya sehingga pria itu langsung mati.

Pengikut Yoshioka ingin balas dendam.

Inilah gaya bertarung yang membuat Musashi menjadi terkenal: Niten Ichi-ryu atau Gaya Dua Langit atau Gaya Dua Pedang.

Duel dengan Sasaki Kojiro

Duel terpentingnya adalah yang terakhir melawan Sasaki Kojiro.

Duel disepakati pada pagi hari 13 April 1612 berlokasi di sebuah pulau kecil yang sunyi bernama Funajima antara Honshu dan Kyushu.

Musasi datang terlambat sekitar jam 9-11 pagi, bukan jam 8 seperti yang disepakati.

Kojiro menyerbu Musashi dengan pukulan mematikan yang diarahkan ke bagian tengah dahinya.

Kojiro jatuh ke pasir dan menebas secara horizontal ke arah Musashi.

Tebasan itu membuka luka tiga inci di paha Musashi, tetapi tidak mengenai arteri utama.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved