Breaking News:

Organ Vital Pria Bengkok dan Merasa Sakit Saat Hubungan Intim, Kenali Gejala Penyakit Ini

Bagi pria yang mengalami penyakit Peyronie, jaringan parut di Mr P menyebabkannya membengkok saat ereksi.

hiwpee
Foto hanya ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Bagi pria yang mengalami penyakit Peyronie, jaringan parut di Mr P menyebabkannya membengkok saat ereksi.

Tetapi ada juga memang karena anatomi tubuh dari lahir sehingga Mr P bengkok bukan karena penyakit tertentu.

Kondisi ini sebaiknya diketahui para pria agar tidak bingung atau khawatir berlebihan.

Padahal, meski bengkok Mr P dapat digunakan sebagai mana mestinya termasuk melakukan hubungan suami istri.

Dilansir WebMD, pada penderita Peyronie, bengkokan Mr P pada umumnya mengarah ke atas, meskipun arahnya sebenarnya

bisa ke mana saja.

Baca juga: Fakta-fakta Mengejutkan Sosok Nisa Sabyan yang Dicap Sebagai Pelakor, Dulunya Penyanyi Dangdut

Lengkungannya bisa sedikit atau parah, bahkan hingga lebih dari 90 derajat.

Tidak ada yang tahu pasti berapa banyak pria yang menderita penyakit Peyronie, tapi para ahli berpendapat jumlahnya mungkin

antara 5-10 persen, dan lebih sering terjadi pada pria di atas 40 tahun.

Banyak dokter menduga penyakit Peyronie terjadi akibat cedera ringan pada Mr P saat berhubungan seks.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved