Breaking News:

Suami Tak Bisa 'Bangun', Istri Kecewa Tuntut ke Pengadilan Batalkan Pernikahan

Mengetahui suaminya tak bisa melakukan hubungan intim, seorang istri menggugat melalui pengadilan.

Freepik
[Ilustrasi] Disfungsi ereksi 

Masalah itu adalah alat vital sang suami tidak bisa ereksi.

Akibat hal tersebut, sang istri merasa kecewa karena suaminya tidak jujur dari sebelum pernikahan.

Dia tambah kecewa ketika meminta suaminya berobat, sang suami justru pergi meninggalkannya dan tidak bisa diajak

komunikasi.

Dalam gugatannya, sang istri meminta pembatalan pernikahan sesuai dengan Pasal 27 ayat (2) UU Perkawinan jo Pasal 72 ayat

(2) KHI.

Pasal tersebut berbunyi seperti ini '“seorang suami atau istri dapat mengajukan permohonan pembatalan perkawinan apabila

pada waktu berlangsungnya perkawinan terjadi penipuan atau salah sangka mengenai diri suami / istri ”.

Salah sangka dalam kasus ini berkaitan bahwa termohon (suami) sudah mengetahui kondisi kesehtannya sejak sebelum

pernikahan, tetapi termohon tidak memberitahukan kondisi tersebut kepada pemohon (istri).

Halaman
1234
Editor: M Zulkodri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved