Breaking News:

Berita Kriminalitas

Kasus Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota DPRD Bangka Selatan Berujung Damai, Sebut Salah Paham

Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan salah satu oknum Anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan, terhadap salah seorang anggota Polda Bangka Belitung.

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan salah satu oknum Anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan, terhadap salah seorang anggota Polda Kepulauan Bangka Belitung, berujung perdamaian.

Bahkan penyidik Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Kepulauan Bangka Belitung, berencana menghentikan penyelidikan kasus dugaan penganiayaan yang terjadi pekan lalu tersebut.

Demikian diungkapkan Direktur Ditkrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes (Pol) Budi Hermawan, melalui pesan singkat Whats App (WA), Minggu (21/2/202) sore.

Menurut Budi, saat ini pihak pihak terkait yang terlibat perselisihan tersebut sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara musyawarah.

"Hari ini pihak pihak yang  berselisih, mereka bersepakat musyawarah dan berdamai, sehingga nantinya penyelidikan terhadap kasus tersebut akan kita hentikan," ungkap Budi dalam pesan WA yang diterima wartawan," Minggu (21/2/2021) sore.

Sementara Oknum Anggota DPRD yang diketahui bernama Yogi Maulana, menyebut perselisihan  yang terjadi pada tanggal 13 Februari 2021 sekira pukul 22.00 di depan Terminal Kampung Kramat Pangkalpinang itu adalah  bentuk kesalahpahaman saja.

"Perselisihan kemarin salah paham saja antara saya dan rekan saya dengan seorang anggota polisi Polda Babel yang sebenernya saat ini kejadian tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan tanpa ada unsur paksaan serta intervensi dari pihak manapun," jelas Yogi, Minggu (21/2/2021)

Sebelumnya Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Kepulauan Bangka Belitung, telah menerima pengaduan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan salah satu oknum Anggota DPRD Bangka Selatan, terhadap seorang  Aggota Polda Bangka Belitung.

Hal tersebut disampaikan Direktur Ditkrimum Polda Babel, Budi Hermawan, di sela waktu istirahat kegiatan Rapimnas, di Polda Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (16/2/2021) siang.

Menurut Budi, pihaknya telah menerima surat pengaduan dari salah seorang anggota Polda Kepulauan Bangka Belitung, yang diduga menjadi korban dugaan penganiayaan seorang oknum anggota DPRD Bangka Selatan.

Namun, Budi belum bersedia membeberkan secara detail identitas sekaligus kesatuan anggota polda yang diduga menjadi korban penganiayaan tersebut.

Dia memastikan anggota tersebut berasal dari lingkungan Polda Bangka Belitung.

"Kami telah menerima surat pengaduan adanya peristiwa ini. Iya bener anggota kita, anggota," ujar Budi beberapa waktu lalu.

(Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved