Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Calon Jemaah Haji Bangka Belitung Sudah Diajukan Ikut Vaksinasi, Jumlahnya 1607 Orang

Sebanyak 1.607 calon jemaah haji Tahun 2021 di Bangka Belitung (Babel) sudah diajukan untuk mengikuti Program Vaksinasi.

ist/Kepulangan Jemaah Haji Babel Ditunggu Keluarga3
ILUSTRASI: Saat Jemaah Haji asal Bangka Belitung pulang menuju ke Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Sebanyak 1.607 calon jemaah haji Tahun 2021 di Bangka Belitung (Babel) sudah diajukan untuk mengikuti Program Vaksinasi.

Seluruh jemaah haji ini terdiri atas berbagai usia, baik muda hingga usia lanjut atau Lansia.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Bangka Belitung, Muhammad Ridwan, Senin (222/2021).

"Seluruh jemaah kita usulkan, 1.607 (dari Bangka Belitung -red) diusulkan semua. Masih menunggu waktunya, itu secara nasional, diajukan pusat. Se-Indonesia ada kisaran 210 ribu (calon jemaah haji -red)," ujar Ridwan, siang ini.

Program vaksinasi untuk calon jemaah haji ini sudah diusulkan dan dikoordinasi oleh Kementerian Agama Pusat kepada Kementerian Kesehatan RI.

"Sudah dikoordinasikan untuk saatnya sesuai jadwal yang diagendakan Kementerian Kesehatan atau Tim Covid-19 untuk vaksinasi calon jemaah. Untuk waktunya kapan, kami sedang menunggu karena masih diproses di pusat," kata Ridwan.

Program ini diharapkan dapat memberi keamanan bagi calon jemaah haji dan ia yakin ini bisa sebagai upaya membujuk Pemerintah Arab Saudi agar mengizinkan jemaah haji asal Indonesia untuk memasuki negaranya.

Pasalnya, saat ini Indonesia masih masuk daftar negara yang dilarang masuk Negara Arab Saudi karena maraknya Virus Corona.

"Iya untuk saat ini (Indonesia masuk daftar tidak bisa masuk Arab Saudi -red), tidak tahu ke depan. Karena kemarin ada jemaah umroh kita yang kecolongan (terdeteksi reaktif saat swab antigen -red)," kata Ridwan.

Dikarenakan hal ini, Pemeritah Arab Saudi menilai Indonesia kurang displin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Ia menyebutkan beberapa waktu yang lalu setelah dilakukan swab antigen ulang, terdeteksi jemaah umroh asal Indonesia ada sekitar 75 orang yang reaktif.

"Ke depan mereka melakukan evaluasi terus perkembangannya. Jadi kita tetap menunggu, di samping itu, pemerintah Indonesia terus berupaya keras agar seluruh travel umrah harus patuh dan displin dengan ketentuan yang telah diatur oleh kementerian kesehatan dan pemerintah Arab Saudi juga," jelas Ridwan. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved