Breaking News:

Dinsos Bangka Tidak Menganggarkan Santunan Kematian untuk Pasien Positif Covid-19

Dinas Sosial Kabupaten Bangka tidak menganggarkan santunan kematian kepada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia.

Bangkapos.com/Edwardi
Bupati Bangka Mulkan memberikan bantuan paket sembako sebagai jaring pengaman sosial bagi warga terdampak wabah pandemi Covid-19 di Kabupaten Bangka. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka, Baharudin Bafa mengatakan sejak merebaknya wabah pandemi Covid-19 hingga saat ini, Dinas Sosial tidak menganggarkan santunan kematian kepada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Bangka kepada ahli warisnya.

"Dari awal  merebaknya Covid-19 pada awal tahun 2020 lalu hingga saat ini Pemkab Bangka melalui Dinas Sosial tidak pernah menganggarkan dana  santunan kematian terhadap pasien yang terpapar Covid-19 yang meninggal dunia," kata Mo, sapaan akrab Baharudin Bafa kepada Bangkapos.com, Senin (22/02/2021).

Diungkapkannya, Dinsos Kabupaten Bangka hanya menganggarkan bantuan sembako untuk jaring pengaman sosial atau JPS, dari dana APBD Kabupaten Bangka melalui refocusing dan realokasi anggaran yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin akibat kehilangan pekerjaan dan hilangnya pendapatan akibat terdampak wabah pandemi Covid-19 ini..

Dia menambahkan, sementara untuk pasien yang terpapar Covid-19, Dinas Sosial Kabupaten Bangka memberikan bantuan sembako yang berasal dari bantuan sumbangan pihak ketiga.

"Untuk bantuan keuangan atau santunan kita tidak menganggarkan, karena kemampuan keuangan daerah untuk saat ini  tidak mencukupi," jelas Mo.

Dia mengungkapkan, Dinsos Kabupaten Bangka juga tidak mengusulkan kepada Dinsos Provinsi Kepulauan Bangka Belitung agar mengusulkan santunan kematian bagi para pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia ini.

"Tetapi kita tidak mengetahui kalau pihak Kemensos mungkin ada atau tidak untuk menganggarkan santunan kematian ini, kita belum dapat informasinya," kata Mo.

Sementara Jubir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Bangka terdata ada 19 orang.

"Untuk bantuan santunan kematian pasien positif Covid-19 kepada ahli waris belum ada, hanya saja seluruh proses pemakaman pasien positif Covid-19 dilakukan sesuai SOP protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah," kata Boy Yandra.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved