Breaking News:

Berita Kriminal

La Aji Buron Dicari Polisi, Empat Rekannya Sudah Ditahan, Sujono Masih Saksi di Kasus Timah Ilegal

Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melakukan gelar perkara terhadap dua kasus dugaan penambangan timah

ist
ILUSTRASI: Tim gabungan melakukan penertiban TI Rajuk di Kawasan Sungai Perimping Riausilip, Jumat (9/6/2017). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melakukan gelar perkara terhadap dua kasus dugaan penambangan timah ilegal di Perairan Teluk Kelabat Dalam Belinyu Bangka.

Pertama penyidik melakukan gelar perkara atas nama Sujono alias Jono, Pengusaha Jebus Babar yang diamankan terkait dugaan penampungan timah ilegal asal Perairan Teluk Kelabat Dalam Belinyu.

Namun, sampai saat ini Sujono alias Jono masih menjalani pemeriksaan dan  berstatus sebagai saksi, dikarenakan penyidik belum menemukan penjual pasir timah kepada Jono.

"Kami masih melakukan gelar perkara penyelidikan dan penyidikan illegal mining TKP  Perairan Teluk Kelabat Dalam. Untuk penanganan kasus yang pertama, Jono sudah kita periksa dengan status saksi, kasusnya  masih  kita kembangkan dalam penyelidikan karena penjual pasir belum ditemukan," ujar Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Babel  Kombes (Pol), Haryo Sugihartono, Senin (22/2/2021) siang.

Penyidik  juga gelar perkara kasus ilegal mining  yang menggunakan metode tambang inkonvesioan (TI) Selam. Dalam kasus TI Selam tersebut, penyidik menetapkan 4 orang tersangka.

Mereka adalah La Ode, Budi, Midi dan La Untu. Saat ini ke empatntya telah ditahan. Sementara 1 orang lainnya La Aji, masih dalam pengejaran.

"Untuk kasus yang kedua yaitu illegal mining  dengan  modus menggunakan metoda penyelaman, saat  ini kita sudah melakukan  penyidikan dengan menetapkan empat tersangka dan dilakukan penahanan yaitu La ode, Budi, Midi dan La Untu," jelas Haryo.

Dalam perkara tersebut, polisi menyita barang bukti berupa lima unit ponton isap produksi (PIP) dan memeriksa 21 orang pekerja tambang.

"BB (barang bukti -red) yang kami sita 5 ponton (dititipkan di Pos Ditpolair Belinyu -red) beserta alat hisap dan mesinnya. Satu orang sedang dalam pencarian atas nama La Aji. Saat ini sudah dilakukan penyidikan atas kasus tersebut dengan memeriksa 21 orang yang bertindak sebagai pekerja atas penambangan tersebut," tegasnya. (Bangkapos.com/Antoni)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved