Breaking News:

Orang Kaya Baru Desa Sumurgeneng Kini Ramai-ramai Bangun Rumah Mewah di Kawasan Relokasi

Para orang kaya baru di Desa Sumurgenang kini ramai-ramai membuat rumah mewah| mereka juga membeli tanah hingga deposito dan tetap jadi petani.

surya/mochamad sudarson
Orang Kaya Baru Desa Sumurgeneng Kini Ramai-ramai Bangun Rumah Mewah di Kawasan Relokasi - Kompleks perumahan relokasi mandiri milik warga terdampak kilang minyak yang kini dalam proses pengerjaan di Desa Wadung, Kecamatan Jenu Tuban, Minggu (21/2/2021). 

"Ini belum selesai total bangun rumahnya, ada sekitar 63 warga terdampak yang juga relokasi mandiri ke sini," ujar Suwarno, Minggu (21/2/2021).

Suwarno menjelaskan, untuk bangunan rumahnya yang terdampak pembangunan kilang, ia mendapat kurang lebih Rp 612 juta.

Nilai yang didapat tersebut tentu jauh jika dibandingkan warga Desa Sumurgeneng, yang memiliki lahan luas.

Sebab di tiga dusun di Desa Wadung, yang terdampak di Desa Wadung sebagian besar adalah bangunan.

"Nilai tanah dan bangunan yang dibeli hampir sama dengan yang saya beli tanah untuk bmemuat rumah baru. Tanah dihargai Pertamina Rp 600.000, saya beli tanah juga sekarang harganya segitu," pungkasnya.

Pria yang sempat menolak pembangunan kilang itu mengungkapkan alasan melakukan relokasi mandiri.

Hal itu karena relokasi yang dijanjikan oleh Pertamina tidak jelas, sehingga keputusan relokasi mandiri itu diambil bersama warga lainnya.

Di sisi lain, warga juga tidak mau relokasi yang ditawarkan Pertamina di luar Desa Wadung.

"Tidak jelas relokasi yang ditawarkan Pertamina, makanya kami relokasi mandiri. Tidak masalah, lebih baik begini karena kami tidak ingin keluar dari Desa Wadung," tutupnya.

Sekadar diketahui, lahan warga dihargai appraisal sekitar Rp 600.000 sampai Rp 800.000 per meter, menyesuaikan lokasi.

Halaman
1234
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved