Breaking News:

Orang Kaya Baru Desa Sumurgeneng Kini Ramai-ramai Bangun Rumah Mewah di Kawasan Relokasi

Para orang kaya baru di Desa Sumurgenang kini ramai-ramai membuat rumah mewah| mereka juga membeli tanah hingga deposito dan tetap jadi petani.

surya/mochamad sudarson
Orang Kaya Baru Desa Sumurgeneng Kini Ramai-ramai Bangun Rumah Mewah di Kawasan Relokasi - Kompleks perumahan relokasi mandiri milik warga terdampak kilang minyak yang kini dalam proses pengerjaan di Desa Wadung, Kecamatan Jenu Tuban, Minggu (21/2/2021). 

"Saya dapat Rp 17 miliar dari jual 2,2 hektar lahan. Tetapi kita tetap bertani," beber pria yang sempat menolak penjualan tanahnya.

Warga lain juga menyatakan sama, Wantono (40) masih terlihat beraktivitas layaknya petani pada umumnya.

Ia juga terlihat menjemur jagung hasil panennya di sebuah halaman atau pelataran kosong.

Pria satu anak tersebut mendapat Rp 24 miliar lebih dari penjualan lahan 4 hektare, uang digunakan untuk beli mobil dan tanah serta deposito.

Bahkan tanahnya masih sisa 3 hektare, sisa tanah bakal digunakan untuk bertani dan sebagian disewakan.

"Ya masih tetap bertani, karena memang dari kecil bertani," pungkasnya.

Baca juga: Tarsimah Tak Punya Lahan untuk Dijual ke Pertamina, Ia Hanya Bisa Melihat Tetangganya Kaya Mendadak

Sementara itu, Kepala Desa Sumurgeneng, Gihanto menyatakan, warga yang menjual lahannya memang ada yang dibelikan tanah lagi.

Jadi misal lahan pertaniannya dijual, maka ia bisa kembali bertani dengan membeli lahan yang baru.

Selain itu juga untuk membeli mobil, bangun rumah dan ditabung maupun usaha.

"Ya ada yang beli tanah sawah untuk bertani, ada yang beli di desa ataupun luar desa. Untuk di Sumurgeneng ada 840 KK, warga yang menjual tanah sekitar 225," ungkapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Potret Warga di Kampung Miliarder Tuban, Tetap Bertani Meski Kaya Mendadak dan Setelah Kompensasi Cair, Rumah-Rumah Mewah Bermunculan di Lahan Terdampak Kilang Pertamina di Tuban

Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved