Breaking News:

Bak di Film, Penculik Anak Tolak Negoisasi Lalu Tewas Setelah Baku Tembak dengan Polisi

Bak di film-film, aksi baku tembak antara penculik anak dan polisi yang menyergapnya terjadi| korban disandera setelah dinikahi secara siri.

Warta Kota/Irwan Rismawan
Foto hanya ilustrasi - Warga sipil Rais Karna tergeletak di perempatan Jalan MH Thamrin saat baku tembak terjadi antara pelaku teror dan polisi, Kamis (14/1/2016). 

BANGKAPOS.COM - Bak di film-film, aksi baku tembak antara penculik anak dan polisi yang menyergapnya terjadi di Kalimantan Selatan.

Pada peristiwa ini, sang penculik anak yang berinisial SY (46) tewas.

SY melawan polisi setelah menolak negoisasi.

Baku tembak antara polisi dengan penyandera anak di bawah umur berinisial SY (46) tersebut terjadi pada Minggu (21/2/2021) malam.

Adapun lokasi kejadian tersebut terjadi di Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara ( HSU), Kalimantan Selatan.

Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan mengatakan, kejadian itu berawal saat polisi mendapatkan laporan dari orangtua korban.

Sebab, anak perempuannya yang masih di bawah umur dibawa lari pelaku dan disandera setelah dinikahi secara siri.

"Tersangka SY telah menikahi seorang perempuan warga yang masih di bawah umur tanpa sepengetahuan dan tanpa seijin orang tua korban," ungkapnya, Senin (22/2/2021).

Bak di Film, Penculik Anak Tolak Negoisasi Lalu Tewas Setelah Baku Tembak dengan Polisi - Aksi berani anggota polisi seperti AKBP Untung Sangaji dalam adegan baku tembak dengan teroris di Sarinah, terekam kamera foto, Kamis (14/1/2016).
Bak di Film, Penculik Anak Tolak Negoisasi Lalu Tewas Setelah Baku Tembak dengan Polisi - Foto yang hanya ilustrasi ini adalah aksi berani anggota polisi seperti AKBP Untung Sangaji dalam adegan baku tembak dengan teroris di Sarinah, terekam kamera foto, Kamis (14/1/2016). ()

Setelah melakukan pendalaman penyelidikan terkait kasus itu, tempat persembunyian pelaku dan keberadaan korban akhirnya dapat diketahui oleh polisi.

Namun, saat dilakukan penyergapan itu pelaku justru melawan dan menolak upaya negosiasi dengan petugas kepolisian.

Halaman
12
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved