Breaking News:

Eli Cohen Mata-Mata Top Israel, Sudah Tewas Digantung di Suriah, Anehnya Dikabarkan Hidup Lagi

Prosesi hukuman gantungnya disiarkan TV secara live dan ditonton 10.000 orang. Usai jalani hukuman terekam kamera sedang jalan-jalan

Editor: Hendra
Jpost.com
Eli Cohen 

Rinican dari hal itu termasuk nama dan sosoknya, telah disensor oleh militer.

BACA JUGA:

--> Benarkah Terinfeksi Covid-19 Parah Menurunkan Kualitas Sperma? Ahli Temukan Bukti Ini

Dikatakan ia berusia 25 tahun dari Modiin Illit yang berbicara Arab dengan lancar.

Israel melepaskan dua gembala Suriah yang ditangkap di perbatasan wilayah Israel, dan mengurangi waktu hukuman penjara dari warga Suriah tersebut, dalam perjanjian pertukaran itu.

Israel mengatakan mereka membuat tindakan itu sebagai aksi baik.

Laporan asing mengatakan jika Israel juga setuju membeli vaksin Rusia senilai 1 juta Dollar untuk Suriah, sebagai bagian dari perjanjian itu.

Eli pernah bergabung dengan operasi mata-mata Israel di Mesir yaitu operasi bersandi Susannah pada tahun 1953.

Operasi tersebut terbilang kurang rapi dan beberapa personil Yahudi Mesir tertangkap dan digantung.

Namun Eli Cohen berhasil lolos, ia lalu bergabung dengan Mossad saat hubungan Mesir mulai memburuk dengan dunia Barat.

Lincahnya penyamaran Eli, menjadikan dirinya sulit terdeteksi dan dicurigai banyak pihak.

Aksi Eli Cohen di Mesir berlangsung hingga tahun 1956 saat kampanye pemilu di Sinai tahun 1956 dilaksanakan.

Artikel ini sudah ditayangkan oleh Intisari.grid.id dengan judul: Kisahnya Melegenda Setelah Digantung di Depan Ribuan Rakyat Suriah, Agen Top Mossad Eli Cohen Tiba-tiba 'Hidup Kembali' Setelah Rusia Putar Rekamannya saat Berkeliaran di Damaskus

Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved