Breaking News:

Dugaan Korupsi di BPRS Toboali

Kejati Babel Ungkap Modus Dugaan Korupsi di BPRS Toboali, 22 Debitur dikelompokan Jadi Dua

Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Babel mengungkap modus dugaan korupsi di BPRS Cabang Toboali.

Bangka Pos Anthoni Ramli
Asintel Kejati Bangka Belitung, Johnny William Pardede, Kasi Penkum Kejati Basuki Raharjo dan Kasi Penyidikan Himawan saat konfrensi Pers di media center Kantor Kejati Babel, Rabu (23/2/2021) sore. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Babel mengungkap modus dugaan korupsi di BPRS Cabang Toboali.

Aliran dana kasus dugaan korupsi di tubuh BPRS Cabang Toboali, diperuntukan terhadap 22 debitur adalah Usaha Kecil Menengah (UKM).

Kelompok pertama tercatat melibatkan tujuh debitur,  sementara 15 lainnya tercatat sebagai debitur kelompok kedua.

"Modusnya pembiayaan kegiatan semacam UKM. Di kasus ini kami membagikan dua kelompok satu kelompok sebanyak tujuh debitur," ujar Asintel Kejati Bangka Belitung, Johnny William Pardede, pada konfrensi Pers,  Rabu (23/2/2021).

“Tujuh debitur ini satu angunan. Sedangkan sisanya sebanyak 15 dilaksanakan pemberian kredit, 1 agunan tanpa diketahui debitur yang dilakukan oleh pimpinan.“

“Jadi mereka bermain agunan, dan yang bermain orang orang BPRS cabang Toboali inilah,” katanya lagi.

Menurut Johnny, kasus dugaan korupsi di tubuh BPRS cabang Toboali tersebut, terus didalami pihaknya.

Namun nantinya penyidik akan melakukan rangkaian penyidikan untuk menentukan tersangka.

"Inikan baru tahap penyelidikan, nanti akan ada serangkaian kegiatan  penyidik untuk menemukan tersangka bedasarkan alat bukti terkait kasus dugaan korupsi di tubuh BPRS cabang Toboali tersebut," beber Johnny.

Sebelumknya diberitakan,  Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Babel, menemukan indikasi praktik korupsi di tubuh Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) cabang Toboali.

Halaman
12
Penulis: Antoni Ramli
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved