Breaking News:

Berita Sungailiat

Mulkan Ungkap 5 Penyakit Pegawai Birokrasi, Bisa Bikin Hasil Kerja Tidak Produktif

Bupati Bangka Mulkan mengungkapkan lima macam penyakit yang inten atau sering menyerang para pegawai di lingkungan birokrasi.

Penulis: edwardi | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Edwardi
Bupati Bangka Mulkan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka Mulkan mengungkapkan lima macam penyakit yang inten atau sering menyerang para pegawai di lingkungan birokrasi.

Penyakit itu antara lain; kudis (kurang disiplin), kurap (kurang terampil), asma (asal mengisi absen), ginjal (gaji ingin naik tapi bekerjanya lemah) dan penyakit tipus (tidak produktif dan tidak memiliki kesadaran).

" Pertama penyakit kudis , bagus dak penyakit ini apalagi kalau kena di muka, yang cantik jadi tidak cantik lagi, kudis ini maksudnya kurang disiplin, padahal kedisiplinan itu hal yang paling utama dan pertama dalam diri pegawai, disiplin dalam kehadiran dan bekerja, kalau tidak disiplin bagaimana mau berhasil bekerja semaunya saja," kata Mulkan.

Mulkan mengatakan, untuk menjadi pejabat Eselon 3A atau Sekretaris OPD itu tidak gampang harus melalui proses yang tidak mudah.  Harus melalui penilaian Baperjakat dalam bekerja dan juga Bupati Bangka ikut menilai cocok atau tidak pegawai ini dipromosikan untuk naik jabatan.

"Penyakit kedua yakni kurap atau kurang terampil jadi para pegawai juga harus memiliki keterampilan dan kreativitas  jadi jangan hanya monoton saja dalam bekerja, terutama para sekretaris harus memberi masukan kepada para kepala OPD bagaimana cara mendisiplinkan para pegawai jangan hanya menunggu ide dari para kepala OPD saja," kata Mulkan.

Mulkan mengusulkan ke depan BKPSDMD Kabupaten Bangka memberikan reward kepada OPD-OPD yang berhasil mendisiplinkan para pegawainya, demikian juga untuk OPD yang tidak disiplin juga diberikan penghargaan agar malu dan sadar.

"Penyakit ketiga asma atau asal mengisi absen, para pegawai ini saat saya pindahkan keluar Sungailiat baru gerasah-gerusuh menghadap ke rumah bupati,”ujarnya.

“Ada kejadiannya saya tahu walaupun saya tidak di OPD-OPD itu tapi saya dapat laporan dan saya akan bertanya pasti dari sekian banyak pegawai itu ada yang mengadu ke pak bupati , jangan kalian kira tidak ada. Karena itu saya minta kesadaran diri masing-masing pegawai agar tanamkan kedisiplinan di dirinya," harap Mulkan.

"Banyak orang di luar sana kepengin jadi PNS itu tetapi tidak semua orang bisa mendapatkannya, termasuk saya sendiri sebelum jadi bupati juga kepingin menjadi PNS, sudah tiga kali saya melamar ikut tes PNS di SMPN 2 Subgailiat.”

“Waktu itu ada yang tanya untuk apa pak Mulkan ikut tes PNS padahal sudah jadi pengusaha. Saya jawab kalau jadi pengusaha itu belum ada satu jaminan tetapi kalau PNS itu ada jaminannya walaupun hujan, panas lah terjamin ada pendapatan kita, benarkan jadi kalau juta sudah jadi pegawai PNS itu sudah ada jaminan hidup jadi cintailah pekerjaan ini," harap Mulkan.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved