Breaking News:

Pemerintah Kembali Perkenalkan Istilah Baru dalam Penanganan Covid-19, PPKM Mikro

Memperkenalkan istilah baru, yakni PPKM Mikro (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro) yang berlaku efektif 23

Diskominfo Babel
Sosialisasi PPKM Mikro Sesuai Dengan INMENDAGRI No. 04 Tahun 2021 melalui aplikasi Zoom Cloud Meetings, Jakarta, Selasa (23/2/2021). 

Pembentukan Posko Desa/Kelurahan Penanganan Covid-19 diawali dengan menentukan lokasi, kemudian menentukan siapa saja personil dalam struktur posko, lalu menyiapkan sarana dan prasarana posko serta terakhir menilai status zonasi wilayah.

Wiku juga menjelaskan beberapa sumber pendanaan PPKM mikro dan posko Covid-19 desa/kelurahan.

"Untuk PPKM desa, dana bersumber dari dana desa dan APBDes. Untuk PPKM Kelurahan, dana bersumber dari APBD kabupaten/kota. Kemudian untuk operasional Babinsa, anggaran bersumber dari Anggaran TNI dengan dukungan Kemenkeu. Lalu, operasional Bhabinkamtimas berasal dari anggaran Polri dengan dukungan Kemenkeu. Untuk Testing, Tracking dan Treatment, sumber dananya dari anggaran Kemenkes/anggaran BNPB, APBD provinsi/kabupaten/kota. Terakhir, untuk bantuan kebutuhan hidup, anggaran berasal dari anggaran BULOG/Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian, Kemenkeu dan APBD provinsi/kabupaten/kota," jelasnya.

Sebelum menggunakan istilah PPKM mikro, istilah yang digunakan adalah PPKM I (11-25 Januari 2021), PPKM II (26 Januari-8 Februari 2021) dan PPKM III (9-22 Februari 2021).

Sosialisasi ini diikuti sebanyak 379 partisipan. Dalam sosialisasi juga disampaikan update progress pelaporan pelaksanaan PPKM mikro, data perkembangan Covid-19 provinsi/kabupaten/kota dan skema pembiayaan PPKM mikro oleh perwakilan Kemendagri dan Kemenkeu RI.

(Penulis : Erna/Foto : Natasya/Editor : Lisia Ayu)

Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved