Breaking News:

Yalsa Boutique, Butik Busana Muslimah Diduga Terlibat Investasi Bodong Kumpulkan Dana Member Rp20 M

Yalsa Boutique, butik yang berbisnis menjual busana muslimah diduga melakukan praktik investasi bodong di Aceh, Medan, dan Riau| banyak yang tertipu

SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Yalsa Boutique, Butik Busana Muslimah Diduga Terlibat Investasi Bodong Kumpulkan Dana Member Rp20 M - Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy 

BANGKAPOS.COM - Yalsa Boutique, sebuah butik yang berbisnis menjual busana muslimah dan memberi peluang pada masyarakat yang ingin bergabung dengan melakukan investasi terlebih dulu, diduga melakukan praktik investasi bodong.

Praktik itu dilakukan di tiga daerah: Aceh, Medan, dan Riau.

Butik ini diduga melakukan praktik investasi bodong dan mengumpulkan dana member hingga Rp20 miliaran.

Bisnis kolaps dan sejumlah orang yang merasa tertipu kemudian melapor ke polisi.

Kasus ini pun sedang ditangani kepolisian.

Penyidik Ditreskrimsus Polda Aceh menyita mobil mewah dan rumah milik owner Yalsa Boutique.

Penyitaan aset itu dilakukan setelah polisi memastikan bahwa Yalsa Boutique terlibat investasi bodong.

"Ada beberapa yang kita amankan, aset dari pemilik butik, satu unit mobil Alpard, 1 unit mobil Civic Turbo, rumah di Lamteumen, dan satu mobil Toyota juga kita amankan," kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy dalam acara silaturrahmi dengan awak media, Senin (22/2/2021).

Winardy memastikan, Yalsa Boutique terlibat dalam kasus investasi bodong karena owner bersama admin dan reseller mengumpulkan dana dari masyarakat yang disebut sebagai member dalam jumlah tak sedikit dan tanpa izin dari otoritas jasa keuangan (OJK), lazimnya perusahaan-perusahaan investasi di Indonesia.

"Mereka menghimpun dana dari masyarakat (member) tanpa izin dari otoritas keuangan. Jadi menghimpun dana dari masyarakat tanpa izin, baik itu Bank Indonesia maupun OJK," ujar Winardy.

Halaman
1234
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved