Breaking News:

Kenali Gejala dan Penyebab Jari Kaku Karena Terlalu Banyak Mengetik, Ini Cara Mengatasinya

penderita trigger finger atau jari kaku, terjadi jepitan secara mekanik pada tendon fleksor sewaktu melewati pulley atau jaringan ikat yang menebal...

Freepik
Ilustrasi__ Kenali Gejala dan Penyebab Jari Kaku Karena Terlalu Banyak Mengetik, Ini Cara Mengatasinya 

BANGKAPOS.COM -- Apakah Anda pernah merasakan jari kaku seperti terkunci, sulit ditekuk, dan nyeri?

Jika ya, bisa jadi Anda mengalami gejala trigger finger atau ketidakmampuan untuk meluruskan atau menekuk jari akibat tendon yang terperangkap.

Adapun pada penderita trigger finger, terjadi jepitan secara mekanik pada tendon fleksor sewaktu melewati pulley atau jaringan ikat yang menebal di tangan.

Apabila terjadi perubahan struktur atau benjolan pada tendon, gerakan yang seharusnya halus pada pulley menjadi terhambat.

Aktivitas atau profesi yang membuat jari melakukan gerakan berulang yang sama dalam waktu yang panjang bisa memicu trigger finger.

Nah, apakah aktivitas mengetik di laptop atau ponsel juga bisa menyebabkan masalah ini?

Sebetulnya belum ada angka yang menyatakan bahwa pekerjaan di depan layar komputer seperti mengetik, bisa menyebabkan angka penderita trigger finger meningkat.

Namun hal tersebut bukannya enggak mungkin terjadi. Makanya lebih baik kita berhati-hati saja dulu dan istirahat secara berkala jika harus beraktivitas dalam waktu yang panjang.

Jika pekerjaan kita menuntut untuk melakukan banyak aktivitas mengetik dan dilakukan dalam waktu yang panjang, ada beberapa tindakan pencegahan yang bisa dilakukan, nih!

Meluangkan Jeda Istirahat

Halaman
123
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved