Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Terapkan PPKM Skala Mikro, Satgas Covid-19 Babel Pastikan Kasus Positif di IC Sungailiat Aman

Penambahan kasus positif Covid-19 dari kluster IC Sungailiat, pada Rabu (24/2/2021) hari ini, telah dilakukan upaya pembatasan kegiatan

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Ist/Mikron
Satgas Covid-19 Babel melakukan pemantauan pelaksanan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tingkat mikro di IC Sungailiat, dalam upaya pengendalian kasus, sehingga aman dan terkendali, foto diambil, Rabu (24/2/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Penambahan kasus positif Covid-19 dari kluster IC Sungailiat, pada Rabu (24/2/2021) hari ini, telah dilakukan upaya pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tingkat mikro  oleh Satgas Covid-19 Bangka Belitung, dalam upaya pengendalian kasus, sehingga aman dan terkendali.

Sekretaris, Percepatan, Penanganan Covid-19, Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan, tim satgas telah melakukan monitoring dan memastikan untuk kasus di IC telah aman serta dalam pemantauan dari tim satgas dan juga kesehatan.

"Kita sudah melaksanakan monitoring ke Sungailiat, untuk melihat penanganannya, dan sudah dilaksanakan secara optimal, santri yang dinyatakan positif juga tidak memiliki gejala, setiap harinya mereka diawasi oleh dokter," jelas Mikron, kepada Bangkapos.com, Rabu (24/2/2021).

Dengan kondisi yang terkendali saat ini, Mikron meminta masyarakat tidak perlu khawatir, karena para santri yang positif telah di karantina dengan pelaksaan PPKM tingkat mikro.

"Jadi kami juga meminta masyarakat termasuk orang tua wali, kami titip pesan bahwa mempercayakan anaknya pdengan pengurus disini. Jangan, terlalu khawatir karena sudah aman, kita berlakukan karantina lokal dilokasi IC Sungailiat, dan semua prasrana mendukung, pengurus juga sudah berkoordinasi dengan satgas dan pihak kesehatan," kata Mikron.

Dia menjelaskan, 199 hasil SWB PCR santri IC Sungailiat keluar pada kemarin dan baru diumumkan pada hari ini.

"Kita sudah sudah melaksanakan tracking dan tracing, dan pada prinsipnya ,ereka ini tanpa gejala, apalagi setiap hari mereka senam bedincak dan berjemur sambil dipantau oleh dinas kesehatan," ujarnya.

Mikron menjelaskan, santri di IC telah sampai tujuh hari dikarantina, dan tidak akan lama lagi masa karantina para santri selesai.

"Mereka ini sudah karantina enam sampai tujuh hari, kemungkinan tanggal 26 selesai, dan tidak ada permaslahan apa apa sejauh ini, kami juga selanjutnya menyarankan untuk kegiatan belajar tatap muka tetap dilaksanakan, namun sesuai dengan prosedur yang ada," saran Mikron.

Sementara, Ketua Yayasan BU IC Ujang Parial, mengatakan pihak yayasan telah mengambil tindakan dan melaksanakan semua prosedur untuk penanganan santri di IC Sungailiat.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved