Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Ada Tenaga Kesehatan di Bangka Tengah Enggan Divaksin, Pencapaian Vaksinasi Sudah 60 Persen

Sebanyak 896 tenaga kesehatan di Kabupaten Bangka Tengah telah menjalani vaksinasi tahap ke dua. Namun ada juga yang menolak divaksin.

Bangkapos.com/Sela Agustika
Jubir Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Bangka Tengah, dr Bahrun Siregar Sutrisno 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Sebanyak 896 tenaga kesehatan di Kabupaten Bangka Tengah telah menjalani vaksinasi tahap ke dua.

Jubir Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Bangka Tengah, dr Bahrun Siregar mengungkapkan pelaksanaan vaksin tahap dua ini sudah teralisasi 60 persen dari total sasaran vaksin sebanyak 1.368 untuk tenaga kesehatan dan 10 Forkompinda.

"Untuk yang tahap pertama pelaksanaan vaksin untuk Nakes dan Forkompinda ini mencapai 70 persen dan tahap kedua ini masih kita lakukan untuk tengah kesehatan yang belum," kata dr Bahrun.

Dia menyebutkan dari target sasaran yang ditentukan pelaksanaan vaksin untuk tenaga kesehatan di Bangka Tengah memang belum terelalisasi semuanya.

Ha ini disebabkan karena berbagai faktor, diantaranya ada penyakit diabetes, hipertensi, ibu menyusui, hamil dan lain sebagainya.

Namun di sisi lain ia menyebutkan ada juga beberapa tenaga kesehatan yang masih enggan untuk divaksin.

"Ada beberapa yang tidak mau divaksin dan ini akan kita tanyakan lebih lanjut alasannya, jika memang tidak ada masalah apapun maka akan kita tegaskan untuk ikut vaksin, dan untuk nakes yang belum melakukan vaksin karen hipertensi dan lainnya maka kita juga akan ikut sertakan nantinya ke tahap selanjutnya," kata dr Bahrun, Kamis (25/2/2021).

Sementara itu untuk pelaksanaa vaksinasi tahap ke dua yang ditargetkan untuk pejabat publik ini pihaknya masih belum menerima total jumlah vaksin yang diberikan.

"Kita belum menerima data berapa jatahnya, tetapi rencanya bulan Maret nanti akan dilaksanakan untuk pejabat publik ini," ucapnya.

Lebih lanjut, untuk pelaksanaan vaksin ke wartawan dia belum bisa memastikan kapan akan dilaksanakan.

"Untuk wartawan nanti akan kita tanyakan apakah langsung dengan pejabat publik atau gimana prosedurnya,"ujarnya.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Penulis: Sela Agustika
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved