Breaking News:

Etika Hukum Bermedia Sosial

enforcement) saat ini sangat dipengaruhi oleh teknologi informasi dan komunikasi tersebut. Karena saat ini sudah lahir masyarakat milenial yang

Etika Hukum Bermedia Sosial
IAIN SAS Bangka Belitung
Reski Anwar, M.H. Dosen Hukum Pidana Program Studi Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN SAS Bangka Belitung

BANGKAPOS.COM - Seiring muncul dan berkembangnya secara pesat teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong demokratisasi termasuk di dalamnya mendorong sistem hukum nasional yang demokratis.

Proses pembuatan (lawmaking) dan penegakan hukum (law enforcement) saat ini sangat dipengaruhi oleh teknologi informasi dan komunikasi tersebut. Karena saat ini sudah lahir masyarakat milenial yang bisa mengakses segala macam jenis informasi tanpa dibatasi ruang dan waktu. 

Sejalan dengan arus informasi yang begitu deras ini pula, maka masyarakat juga dituntut untuk semakin cerdas menerima dan mengolah berita dan informasi. Masyarakat juga perlu memverifikasi setiap berita dan informasi dari media sosial.

Langkah itu bertujuan untuk menyikapi banyak situs maupun akun di media sosial yang menampilkan berita bohong demi keuntungan pribadi, sehingga dengan demikian perlu ada etika dalam menggunakan media.

Regulasi dalam menggunakan media sosial sangatlah penting untuk diperhatikan terutama pada saat tahun-tahun bagi yang sedang berpolitik, etika dalam bermedia soaial memiliki peranan penting guna menghindari permusuhan yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

Seyogyanya kemajuan di bidang media sosial digunakan untuk menyambung silaturahim dan menambah wawasan, bukan untuk menyebarkan berita bohong, hasutan, ujaran kebencian, maupun pesan-pesan bernada provokatif yang membuat gaduh bangsa.

Di tengah arus informasi yang begitu deras, netizen dituntut lebih cerdas dalam menerima berita dan informasi. Masyarakat perlu melakukan verifikasi atau cek ulang setiap kali menerima berita dan informasi dari media sosial.

Etika bermedia ini pun penting karena saat ini banyak sekali situs-situs yang menampilkan hoax atau berita bohong. 

Tujuannya bermacam-macam, mulai dari mengejar "traffic" kunjungan, menebarkan kebencian satu sama lain, hingga memecah belah persatuan. Sehingga, sekalipun masyarakat bebas berekspresi lewat media sosial, namun tetap harus ada etika yang dijunjung.

Hendaknya pilah pilih terlebih dahulu semua informasi yang diterima, benar atau salah, tidak asal share, disinilah etika bermedia itu. Lebih lanjut lagi, pentingnya etika ini dikarenakan pula karena media sosial pada saat ini telah menjelma menjadi sebuah raksasa informasi yang sangat potensial di Indonesia. 

Halaman
12
Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: El Tjandring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved