Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Naik 125 Persen, Pendaftaran Jalur Undangan Universitas Bangka Belitung Melonjak 

Pendaftaran jalur undangan atau Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Universitas Bangka Belitung resmi ditutup

ubb.ac.id
Kampus UBB 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pendaftaran jalur undangan atau Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Universitas Bangka Belitung resmi ditutup Kamis (26/2/2021) siang jam 12.00 WIB.

Total pendaftar berada diangka 3.164 calon mahasiswa. Angka ini naik 125 persen dibanding tahun sebelumnya, 2020 sebanyak 1.379 calon mahasiswa dan tahun 2019 sebanyak 1.244 calon mahasiswa.

Univerisitas Bangka Belitung mengalokasikan 20  persen untuk jalur undangan dengan alokasi 516 dari total 1467 yang rencana akan diterima di tahun 2021. Sisanya akan diterima di Jalur SBMPTN dan Jalur SMMPTN-Barat. 

Rektor Universitas Bangka Belitung, Dr Ibrahim mengatakan kenaikan signifikan ini direspon gembira oleh pihak kampus, karena menunjukkan minat yang tinggi sejalan dengan meningkatnya keketatan pendaftar dan yang diterima.

"Kami bersyukur karena pendftar yang melonjak sangat dipengaruhi oleh peningkatan minat, citra, dan harapan masyarakat. Dengan sosialisasi dan promosi yang terbatas secara offline, kawan-kawan bisa meramu informasi yang tetap aksesibel bagi calon mahasiswa," ujar Dr Ibrahim, Kamis (25/2/2021) malam.

Seperti diketahui, Univeristas Bangka Belitung menyediakan 20 jurusan. Rasio keketatan tahun 2020 adalah 1:4, sedangkan pada jalur SNMPTN 2021 ini menjadi 1:6. 

Pendaftar sendiri berasal dari 18 provinsi. Selain jalur undangan, sesudah ini ada jalur SBMPTN yang akan digelar melalui seleksi berbasis CAT. Serta terakhir adalah jalur SMMPTN-Barat.

Sementara itu, terkait informasi beasiswa, UBB menyediakan beasiswa untuk hampir 40 persen dari total calon mahasiswa yang akan diterima. 

Selebihnya akan dikenakan UKT berjenjang, mulai dari 500  ribu per semester sampai yang tertinggi diangka 4 jutaan. 

"Dengan UKT, mahasiswa sendiri tidak lagi dikenakan biaya SKS, biaya skripsi, biaya KKN, dan biaya Wisuda," kata Dr Ibrahim.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita.

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved