Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pelantikan Bupati dan Wabup Besok, Pengamat Politik Beri Pesan Segera Bekerja, Jangan Berpesta!

Pelantikan bupati dan wakil bupati di tiga kabupaten meliputi Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Belitung Timur akan dilaksanakan besok

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Pengamat Politik dan Dosen Ilmu Politik FISIP UBB Ibrahim 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Pelantikan bupati dan wakil bupati di tiga kabupaten meliputi Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Belitung Timur akan dilaksanakan besok, Jumat (25/2/2021) di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

Pengamat Politik sekaligus Dosen Jurusan Ilmu Politik UBB, Dr Ibrahim menilai pelantikan bupati dan wakil bupati menjadi babak akhir dari Pilkada 2020 yang panjang.

"Pelantikan di tengah pandemi ini juga menunjukkan urgensi dari kepemimpinan suatu daerah. Kebutuhan akan pemimpin definitif suatu daerah menjadi isyarat bahwa roda pemerintahan harusnya tetap berjalan sekalipun pandemi masih bergejala," ungkap Ibrahim, Kamis (25/2/2021) saat dikonfirmasi Bangkapos.com.

Ia juga menilai, bahwa pelantikan ini akan menjadi momentum bagi masyarakat untuk mendapatkan akselerasi dalam penanganan dampak covid-19.

"Maka pekerjaan pertama, kepala daerah bukanlah berpesta, tapi bekerja. Ada dampak pandemi covid yang harus diantisipasi efek mayornya, di samping tentu adalah mengatasi penyebarannya," kata Ibrahim.

Baca juga: Banyak Warga Kesulitan karena Covid-19, Ini Pesan Gubernur Babel untuk Bupati dan Wabup Terpilih

Baca juga: Riza Herdavid Gunakan Baju Lama dan Algafry Tak Sulit Temukan Ukuran Sepatu buat Pelantikan Bupati

Baca juga: Debby Atur Pola Makan, Siapkan Tubuh Sehat Saat Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan

Foto bersama calon bupati dan wakil bupati hasil pilkada serentak tahun 2020 di kantor gubernur, usai melakukan gladi resik pelantikan bupati/wakilnya, foto diambil, Kamis (25/2/2021).
Foto bersama calon bupati dan wakil bupati hasil pilkada serentak tahun 2020 di kantor gubernur, usai melakukan gladi resik pelantikan bupati/wakilnya, foto diambil, Kamis (25/2/2021). (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Pandemi akan menjadi ujian pertama kepala daerah terpilih, dampaknya adalah persoalan jangka panjangnya.

Tidak ia pungkiri, menjadi kepala daerah di masa covid-19 tentu menjadi tantangan sehingga kepala daerah yang terpilih harus bergerak cepat menunjukkan kinerjanya.

"Tantangan lainnya adalah soal uji ketangguhan soliditas. Jamak diketahui bahwa kepala daerah umumnya hanya kompak saat awal menjabat, tapi renggang di paruh kedua masa jabatannya. Balada disharmoni ini harus dikelola agar tidak selalu menjadi cerita sama," jelas Ibrahim.

Menyoroti, masuknya kalangan perempuan dalam jajaran kepala daerah dan wakilnya kali ini menjadi warna baru.

"Saya menaruh harapan besar pada kesemimpinan berbasis ekualitas gender ini. Makanya ada tantangan menunjukkan kinerja dan kapasitas. Jika gagal menunjukkan kinerja dan kapasitas, maka resikonya adalah distrust pada kalangan perempuan. Menurut saya, ini adalah momentum untuk menunjukkan citra kinerja positif kalangan perempuan," sebut Ibrahim.

Diharapkan pelantikan ini menjadi babak baru kepemimpinan lokal. Ada asa disana, soal perbaikan kesejahteraan, juga soal janji-janji yang harus segera ditunaikan.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved