Breaking News:

Putra Mahkota Arab Saudi Terlibat Bunuh Jamal Kashoggi, Dokumen Sangat Rahasia Bocor, Ini Detailnya

Seorang penyelidik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Juni 2019 menemukan bahwa "tidak mungkin" MBS tidak mengetahui operasi pembunuhan Jamal

Editor: Hendra
Observer
Mohammed Bin Salman 

BANGKAPOS.COM -  Dugaan keterlibatan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS) membunuh jurnalis Jamal Khashoggi mulai terkuak.

Diketahui dua pesawat jet pribadi yang digunakan oleh pasukan pembunuh Arab Saudi untuk membunuh Jamal Khashoggi ternyata milik perusahaan MBS.

Perusahaan itu kurang dari setahun sebelumnya telah disita oleh Putra Mahkota Kerajaan yang berkuasa, menurut dokumen pengadilan yang baru-baru ini diajukan dilihat oleh CNN.

Dokumen-dokumen itu diajukan sebagai bagian dari gugatan perdata dari Kanada awal tahun ini.

Berlabel "Sangat Rahasia" dan ditandatangani oleh seorang Menteri Arab Saudi, berkas tersebut mengungkap perintah dari putra mahkota, penguasa de facto muda Arab Saudi.

"Menurut instruksi Yang Mulia Putra Mahkota," tulis menteri menurut terjemahannya, "Segera setujui penyelesaian prosedur yang diperlukan untuk ini (penyitaan perusahaan)."

BACA JUGA:

--> Usai Jelekkan Indonesia Konten YouTube Dayana Banjir Dislike, Penulis Ini Minta Setop Cyber Bullying

Pengajuan tersebut menjelaskan bagaimana kepemilikan Sky Prime Aviation diperintahkan untuk ditransfer ke dana kekayaan negara. Nilai pengalihan mencapai 400 miliar dollar AS (Rp 5,6 kuadriliun) pada akhir 2017.

Pesawat-pesawat perusahaan tersebut kemudian digunakan dalam pembunuhan Khashoggi pada Oktober 2018.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved