Asam Lambung
Asam Lambung Naik? Ini Makanan yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari
Walaupun tidak mematikan seperti serangan jantung, penyakit asam lambung perlu ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi.
BANGKAPOS.COM - Penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah munculnya rasa terbakar di dada akibat asam lambung naik ke kerongkongan.
Dilansir dari alodokter.com, asam lambung naik atau penyakit asam lambung bisa dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak.
Gejala penyakit ini sering diduga sebagai serangan jantung atau penyakit jantung koroner, karena gejalanya yang hampir mirip dengan nyeri dada.
Walaupun tidak mematikan seperti serangan jantung, penyakit asam lambung perlu ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi.
Dilansir Medical News Today, karena GERD merupakan gangguan pencernaan maka pola makan kerap memengaruhi gejala kondisi tersebut.
Oleh sebab itu, mengubah pola makan dan gaya hidup dapat membantu mengobati GERD.
Baca juga: Ini Alasan Kenapa Asam Lambung Harus Diwaspadai
Perlu diketahui juga, asam lambung naik bukanlah penyakit langka.
Situs kesehatan Healh Line pernah menyebut, 60 persen populasi orang dewasa di dunia berpotensi mengalami masalah asam lambung.
Lantas, makanan apa saja yang bisa dikonsumsi dan harus dihindari agar gejala GERD tidak muncul?
Makanan yang harus dihindari
Sebuah artikel yang diterbitkan Gastroenterology Research and Practice Journal, menemukan hubungan antara refluks esofagitis - peradangan yang biasanya disebabkan oleh GERD - dengan asupan makanan tertentu yang tinggi.
Makanan yang memperburuk gejala GERD antara lain:
1. Makanan dan minuman tinggi lemak
Dilansir Hello Sehat, lemak memang dibutuhkan dalam jumlah tertentu oleh tubuh.
Namun, makanan dengan lemak tinggi dapat merangsang lepasnya hormon cholecystokinin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepik-9-perubahan-gaya-hidup-ini-dapat-meredakan-asam-lambung.jpg)