Breaking News:

WIKI BANGKA

Koset Rebel, Komunitas Pecinta Sepeda Ontel, Suka Jelajah Alam

Barang lama yang berusia tua kerap kali terlupakan dan dipandang sebelah mata

Koset Rebel, Komunitas Pecinta Sepeda Ontel, Suka Jelajah Alam - koset1.jpg
Dok/Koset Rebel
Berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Koset Rebel
Koset Rebel, Komunitas Pecinta Sepeda Ontel, Suka Jelajah Alam - koset3.jpg
Dok/Koset Rebel
Berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Koset Rebel
Koset Rebel, Komunitas Pecinta Sepeda Ontel, Suka Jelajah Alam - koset4.jpg
Dok/Koset Rebel
Berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Koset Rebel
Koset Rebel, Komunitas Pecinta Sepeda Ontel, Suka Jelajah Alam - koset5.jpg
Dok/Koset Rebel
Berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Koset Rebel
Koset Rebel, Komunitas Pecinta Sepeda Ontel, Suka Jelajah Alam - koet6.jpg
Dok/Koset Rebel
Berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Koset Rebel

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Barang lama yang berusia tua kerap kali terlupakan dan dipandang sebelah mata

Terinspirasi dari ingin memperkenalkan barang tua seperti sepeda ontel, menjadi awal mula komunitas Sepeda Tua Remaja Belinyu atau Koset Rebel berdiri.

Saat itu, para anggota komunitas hanya ingin memperkenalkan barang antik itu lewat acara karnaval 17 Agustus 2019, kemarin.

Namun karena kecintaan akan sepeda ontel ini, terus berkembang menjadi komunitas dan kini sudah memiliki 32 orang anggota.

Ketua Koset Rebel, Amiranda menganggap penting sekali melestarikan barang antik yang unik itu.

"Terutama kita seagai generasi penerus bangsa menilai bahwa hal tersebut merupakan suatu nilai sejarah yang perlu di lestarikan kembali dan untuk tidak di lupakan. Karena sebelum adanya kendaraan modern seperti sekarang ini. Kita dulu awalnya masih menggunakan sepeda tersebut. Jadi jangan hal ini hilang dan di pandang kecil oleh generasi remaja kita," jelas Amiranda, Jumat (26/2/2021).

Berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Koset Rebel
Berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Koset Rebel (Dok/Koset Rebel)

Kegiatan yang kerap dilakukan komunitas tentu saja bersepeda, kadang bersama komunitas lain.

"Kami biasa ikut gowes bareng komunitas yang ada di Belinyu. Namun semakin kesini kegiatan kami lebih kepada kegiatan eksplorasi alam," sebutnya

Jelajah alam yang dijumpai seperti pantai dan mendaki bukit, tak hanya sekedar menjelajah, tetapi sekaligus membersihkan area alam itu.

"Kita juga beberapa kali sering mengikuti bakti sosial, kita gabung dengan komunitas lain, jadi saling bersinergi," kata Amiranda.

Komunitas ini ke depan berencana akan terfokus dengan menjelajah alam sambil mengayuh pedal sepeda ontel bahkan bila bisa ingin mengembangkan wisata yang ada icon sepeda sebagai penambah keasyikan berwisata.

"Saya berharap semoga komunitas ini terus berkembang dan lebih dikenal luas oleh masyarakat. Saya berharap masyarakat bisa untuk tidak memandang sebelah mata dengan sepeda lama. Semoga para anggota komunitas untuk tetap menanamkan sikap solidaritas dan rasa cinta terhadap alam, sejarah, dan sesama anggota," harap Amiranda.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved