Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Lion Dance Festival, Arew Sebut Hiburan Bagi Masyarakat Pecinta Barongsai

Lomba barongsai bertajuk Lion Dance Festival, kini kembali akan digelar di pantai Pasir Padi bay dengan mempertunjukkan berbagai barongsai

(Ist/arew).
Poster lion dance Festival yang diselenggarakan di Pasir padi bay 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Lomba barongsai bertajuk Lion Dance Festival, kini kembali akan digelar di pantai Pasir Padi bay dengan mempertunjukkan berbagai barongsai dari beberapa daerah khususnya dari pulau Bangka, Sabtu (27/02/2021).

Digelar pada Minggu (28/02/2021) pukul 13.00, agenda Lion dance Festival merupakan ajang tahunan bagi beberapa klub barongsai.

Ketua acara Lion dance Festival, Arew mengungkapkan ajang tersebut digelar selain mempertunjukkan atraksi barongsai juga sebagai perayaan imlek lalu.

Ketua acara lion dance Festival, Arew.
Ketua acara lion dance Festival, Arew. ((Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy))

"Ini agenda festival barongsai karena masih momen imlek, jadi setiap tahun identik selalu ada festival barongsai. Inu merupakan perlombaan barongsai, ada belasan peserta untuk saling mendapatkan total hadiah Rp 7 juta," ujar Arew.

Arew berharap dengan adanya lion dance Festival menjadi kegiatan pembuka, bagi berbagai ajang-ajang pertunjukan barongsai yang sempat sepi akibat dampak pandemi covid-19.

"Selama ini covid- 19 tidak ada kegiatan barongsai, mau show atau latihan juga tidak ada kegiatan barongsai. Jadi punya inspirasi baru melakukan hal yang tidak dilakukan di Indonesia, tapi tetap kita mengikuti protokol kesehatan," jelasnya.

"Jika acara lion dance Festival ini sukses dengan tentunya menjaga protokol kesehatan, mungkin kami akan mengadakan festival barongsai per tiga bulan karena ini merupakan hiburan juga bagi masyarakat. Untuk antusiasme masyarakat ini, kalau barongsai luar biasa makanya nanti Masyarakat silahkan langsung datang saja tonton pertunjukannya," tambahnya.

Terkait protokol kesehatan, Arew secara tegas akan menerapkannya agar menghindar penyebaran pandemi covid-19.

"Boleh mengadakan kita sudah mendapatkan surat izin, dengan tetap menjaga prokes ketat. Nanti juga pertandingan untuk penonton sama peserta dibedakan jadi gak boleh dekat, lalu panitia akan memastikan prokes," tegasnya.

Sementara itu terkait agenda lion dance Festival kali ini, Arew mengungkapkan perbedaan dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya.

"Semasa covid- 19 pokonya drastis turun, sebelumnya ada acara 2020 di merawang peserta itu bisa 23 tim tapi sekarang hanya 13 tim yang sudah daftar," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved