Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Jalan Depati Hamzah Tak Jadi One Way, Kadishub: Kita Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung (Babel), telah melakukan pertemuan dengan instansi terkait dalam upaya menyelesaikan persoalan kemacetan

bangkapos.com
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung, KA Tajuddin. (Bangkapos.com/Riki Pratama) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung (Babel), telah melakukan pertemuan dengan instansi terkait dalam upaya menyelesaikan persoalan kemacetan yang sering terjadi di Jalan Depati Hamzah, Pangkalpinang.

Diketahui terjadinya kemacetan lalu lintas di jalan tersebut lebih banyak terjadi pada jalan dan titik tertentu saja.

Berdasarkan pantauan Bangkapos.com, titik yang menyebabkan kemacetan yakni berada di perempatan dan pertigaan Jalan Kaldera, pertigaan Jalan Tegal ke arah Simpang Pasirputih. 

Terjadi penumpukan kendaraan yang berbelok ke arah Jalan Simpang Pasir Putih dan beberapa titik lainnya menjadi penyebab kemacetan.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung, KA Tajuddin, mengatakan, sempat adanya wacana untuk memberlakukan jalur satu arah atau one way di sepanjang Jalan Depati Hamzah.

Namun, upaya tersebut belum dapat dilaksanakan karena beberapa pertimbangan.

Pemerintah daerah bersama pihak Ditlantas Polda Babel hanya perlu melakukan rekayasa lalu lintas, untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di jam-jam tertentu.

"Untuk satu arah belum dapat kita lakukan hanya yang dapat kita lakukan adalah dengan melakukan rekayasa lalu lintas di sepanjang jalan Depati Hamzah. Karena apabila diberlakukan satu arah ungkap menimbulkan gejolak di masyarakat yang merasa keberatan," ujar Tajuddin kepada wartawan, Minggu (28/2/2021).

Tajuddin, menjelaskan langkah yang tepat dilakukan saat ini adalah dengan melakukan rekayasa lalu lintas di titik kerawanan kemacetan Jalan Depati Hamzah.

"Karena titik kemacetan yang sering terjadi di sepanjang jalan Depati Hamzah yaitu di perempatan menuju jalan Kaldera, jalan Batu Nirwana I serta pertigaan jalan Tegal dan beberapa titik lainnya. Itu perlu dilakukan rekayasa lalu lintas, agar pengguna jalan dapat lalu lalang tanpa terjadi kemacetan yang berarti," katanya.

Halaman
12
Penulis: Riki Pratama
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved