Breaking News:

Kronologi Tiga Wanita Kedapatan Simpan Sabu di Penginapan, Polisi Curiga Pintu Kamar Lama Dibuka

Tiga wanita kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu di kamar 301 Penginapan Kaisar 2 Jalan Balai, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang

Ist Ditsamapta
Tiga wanita muda, Silviginanti (20), Nia (22) dan Nattayya Maharani (24), tak berkutik saat tim Unit Patroli Reaksi Cepat (UPRC) Ditsamapta Polda Kepulauan Bangka Belitung, kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu di kamar 301 Penginapan Kaisar 2 Jalan Balai, Kelurahan Gedung Nasional, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang, Sabtu (27/2/2021) tadi malam, 

Namun ketujuh pasangan itu tidak bisa menunjukkan dokumen yang dimaksud.

Sehingga mereka diamankan dan digiring ke Mobil Dalmas Polres Pangkalpinang, untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Jajaran Polres Pangkalpinang gelar operasi kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dan Yustisi, sasar tempat tongkrongan dan Penginapan di Kawasan Kelurahan Dul, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Sabtu (27/2/2021) hingga Minggu (28/2/2021) dinihari.
Jajaran Polres Pangkalpinang gelar operasi kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dan Yustisi, sasar tempat tongkrongan dan Penginapan di Kawasan Kelurahan Dul, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Sabtu (27/2/2021) hingga Minggu (28/2/2021) dinihari. (Ist / Polres Pangkalpinang)

Polres Pangkalpinang mengamankan sebanyak tujuh pasang muda-mudi di dua Penginapan di Kota Pangkalpinang.

"Mereka kami amankan karena menginap berpasangan dalam satu kamar. Sebanyak tujuh pasang yang mengaku pacaran, dan kami bawa ke Polres Pangkalpinang untuk meminta keterangan lebih lanjut," kata Kompol Johan Wahyudi, Minggu (28/2/2021)

Sebanyak tujuh pasang yang diamankan rata-rata merupakan mahasiswa. Selanjutnya mereka diberikan surat pernyataan dan dipanggil kedua orangtuanya.

Hal ini dilakukan guna memberi tahu kepada orangtua mereka, yang dilakukan oleh anaknya.

Sehingga pihak kepolisian meminta kepada orangtua untuk memantau atau menasehati anak-anak mereka.

"Mereka diberikan surat pernyataan dengan catatan tidak mengulanginya perbuatan seperti itu lagi, kami juga meminta orangtua memantau anaknya," minta Johan.

Rawan Tindak Kriminal

Johan juga memberikan peringatan kepada pengelola Penginapan yang ada di Kawasan Pangkalanbaru, peringatan tersebut diberikan agar pihak pengelola tidak sembarang menerima orang menginap.

Apalagi bukan suami istri, ia mengingatkan jika pihak penginapan menerima orang sembarangan, tanpa tahu identitasnya.

Dikhawatirkan akan terjadi hal yang tidak diinginkan seperti tindak kriminal pembunuhan yang dilakukan di penginapan, beberapa bulan yang lalu.

"Pihak pengelola penginapan kami beri peringatan. Jangan menerima orang yang bukan suami istri, peringatan kami berikan sebanyak 3 kali. Jika mengulanginya, kami akan minta kepada pemerintah Kabupaten Bangka Tengah untuk cabut izinnya," kata Johan

"Kalau menerima orang sembarangan, ditakutkan terjadi tindakan kejahatan pembunuhan. Seperti di penginapan yang kemarin," jelasnya.

Kepada pihak pengelola penginapan untuk selalu berhati hati jangan sampai menerima dan atau memasukan tamu yang tidak jelas identitasnya atau bahkan tidak ada kartu pengenal sama sekali.

(Bangkapos.com/ Anthoni Ramli/Yuranda)

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved