Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Januari 2021, Ekspor Timah Turun, Negeri Singa Putih Masih Jadi Tujuan Utama

Nilai ekspor komoditas timah dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami penurunan hingga 23,77 persen pada bulan Januari 2021

bangkapos/resha juhari
Balok timah di gudang penyimpanan di sekitar Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Nilai ekspor komoditas timah dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami penurunan hingga 23,77 persen pada bulan Januari 2021 dibandingkan Januari 2020 lalu.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dwi Retno Wilujeng Wahyu Utami.

"Ekspor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bulan Januari 2021 turun 12,32 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya (Januari 2020). Nilai ekspor komoditas timah turun 23,77 persen, dan nontimah naik 149,71 persen," jelas Dwi dalam live streaming rilis berita BPS, Senin (1/3/2021).

Singapura masih menjadi negara tujuan ekspor timah Bangka Belitung yang utama.

"Sekitar 17,15 persen ekspor timah pada Januari 2021 dikirim ke Negeri Singa Putih ini. Apabila dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, ekspor timah ke Singapura pada Januari 2021 turun sekitar 40,11 persen," ungkap Dwi.

Korea Selatan, India, United States, dan Belanda berada dalam empat negara tujuan utama ekspor timah pada bulan Januari 2021.

"Peran kempat negara berkisar antara 10,26 persen hingga 17,07 persen. Maka, lima negara utama tujuan ekspor timah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berperan sebesar 69,74 persen," lanjutnya.

Sementara, ekspor nontimah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Januari 2021 bernilai US$ 18,97 juta, naik 149,71 persen dibanding bulan sama tahun sebelumnya.

"Myanmar menempati urutan pertama peran ekspor nontimah pada Januari 2021 dengan nilai US$5,88 juta. Peran Myanmar dalam ekspor nontimah sebesar 31,01 persen. Golongan barang yang diekspor ke negeri seribu pagoda ini keseluruhannya berupa lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15) ," sebut Dwi.

Menyusul Myanmar, Bangladesh berada pada posisi kedua dengan nilai ekspor nontimah sebesar US$5,50 juta pada Januari 2021.

Serta urutan selanjutnya yakni Malaysia, Singapura dan Tiongkok, dengan peran masing-masing sebesar 24,03 persen, 9,84 persen, dan 4,10 persen.

"Maka peran lima negara utama tujuan ekspor nontimah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi 97,99 persen," kata Dwi.

(Bangkapos.com/Rilis/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved