Breaking News:

Berita Pangkalpinang

BMKG : Belum Ada Titik Panas di Babel, Awal Tahun Baru Satu Titik

Belum banyak titik panas yang menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bangka Belitung.

Rizky Irianda Pahlevy
ILUSTRASI--Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di jalan raya Pasir Padi Kota Pangkalpinang, Senin (30/09/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I B Depati Amir Pangkalpinang, menyebut belum banyak titik panas yang menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bangka Belitung.

Pada awal tahun 2021, hanya satu atau dua hos sport. Titik tersebut menyebabkan di semua wilayah di kabupaten kota di Bangka Belitung.

"Semua wilayah kabupaten punya potensi yang sama, tidak ada yang besar atau kecil potensi, terjadi kebakaran. Biasanya dalam satu bulan terakhir ini biasanya hot spot muncul di beberapa daerah," kata Kasi BMKG Kurniaji, Selasa (2/3/2021)

Katanya, daerah yang bisa memunculkan hot spot di antaranya, daerah Riausilip dan Puding Besar, Kabupaten Bangka, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Kelapa dan Jebus Kabupaten Bangka Barat, Sijuk Kabupaten Belitung.

Daerah tersebut juga belum tentu, rentan terjadi kebakaran hutan karena Babel masih ada peluang hujan, pada bulan Maret hingga April. Jika Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 45 atau 60 hari.

"Saat ini memang potensi pembentukan awan-awan konvektif di wilayah Babel, cenderung lebih kecil sehingga potensi hujannya pun kecil," katanya

Menurutnya, untuk sekitar wilayah Sumatera dan Babel, hujan dalam sebulan terakhir ini terkonsentrasi di wilayah perairan Barat Sumatera bagian Selatan, di wilayah Pulau Jawa serta di Samudera Hindia, sedangkam Babel memang relatif kering.

Bangkapos.com/Yuranda

Penulis: Yuranda
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved