Breaking News:

Berita Pangkalpinang

BMKG Prediksi Belum Banyak Titik Panas Timbulkan Karhutla di Bangka Belitung, Ini Daerah yang Rawan

BMKG Pangkalpinang, menyebut belum banyak titik panas yang menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bangka Belitung.

Tribun Pekanbaru/Melvinas Priananda
ILUSTRASI kebakaran lahan. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I B Depati Amir Pangkalpinang, menyebut belum banyak titik panas yang menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I B Depati Amir Pangkalpinang, menyebut belum banyak titik panas yang menimbulkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bangka Belitung.

Pada awal tahun 2021, hanya satu atau dua hotspot. Titik tersebut menyebabkan di semua wilayah di kabupaten/kota di Bangka Belitung.

"Semua wilayah kabupaten punya potensi yang sama, tidak ada yang besar atau kecil potensi, terjadi kebakaran. Biasanya dalam satu bulan terakhir ini biasanya hot spot muncul di beberapa daerah," kata Kasi BMKG Kurniaji, Selasa (2/3/2021) saat dikonfirmasi Bangkapos.com.

Menurutnya, daerah yang bisa memunculkan hotspot diantaranya, daerah Riausilip dan Puding Besar, Kabupaten Bangka, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Kelapa dan Jebus Kabupaten Bangka Barat, Sijuk Kabupaten Belitung.

Daerah tersebut juga belum tentu, rentan terjadi kebakaran hutan karena Bangka Belitung masih ada peluang hujan, pada bulan Maret hingga April. Jika Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 45 atau 60 hari.

"Saat ini memang potensi pembentukan awan-awan konvektif di wilayah Babel, cenderung lebih kecil sehingga potensi hujannya pun kecil," jelas Kurniaji.

Menurutnya, untuk sekitar wilayah Sumatera dan Bangka Belitung, hujan dalam sebulan terakhir ini terkonsentrasi di wilayah perairan Barat Sumatera bagian Selatan, di wilayah Pulau Jawa serta di Samudera Hindia, sedangkan Bangka Belitung memang relatif kering.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved