Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dibutuhkan Tenaga Pengajar di Pangkalpinang, Kuotanya Sebanyak 381 Orang Tahun 2021

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang mengusulkan, kuota pegawai pemerintah perjanjian kontrak (PPPK) khusus tenaga pengajar Tahun 2021

bangkapos.com
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang mengusulkan kuota pegawai pemerintah perjanjian kontrak (PPPK) khusus tenaga pengajar Tahun 2021 sebanyak 381 orang.

Adapaun jumlah total usulan tersebut didapatkan berdasarkan rapat koordinasi pendataan formasi seleksi guru PPPK Bulan Desember 2020 lalu, rinciannya sebanyak 6 orang guru taman kanak-kanak (TK), 287 orang guru sekolah dasar (SD) dan 88 orang guru sekolah menengah pertama (SMP).

Usulan tersebut untuk memenuhi kuota tenaga pengajar di Pangkalpinang yang jumlahnya masih terbilang minim.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang, Eddy Supriadi, Selasa (2/3/2021) menegaskan hal itu.

Kata Eddy, usulan kuota PPPK tersebut telah disampaikan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemebdikbud) sejak Bulan Januari 2021 lalu.

Saat ini Pemerintah Kota Pangkalpinang masih menunggu konfirmasi atau rekomendasi lanjutan dari pihak kementerian. 

"Untuk kuota PPPK kita sudah mengusulkan sebanyak 381 untuk guru. Kita sudah usulkan itu Januari kemarin di Kemendagri jadi kita tinggal menunggu konfirmasi ulang saja berapa yang disetujui nantinya," kata Eddy kepada Bangkapos.com saat ditemui di ruang kerjanya, pagi tadi.

Eddy berharap, kuota PPPK guru yang telah diusulkan tersebut dapat disetuji seluruhnya untuk kemudian disebar ke seluruh sekolah negeri tingkat TK, SD dan SMP di wilayah Kota Pangkalpinang.

Menurutnya, jika memang hasil usulan nanti tdak bisa diterima seluruhnya, pihkanya akan tetap menggunakan tenaga guru horer.

"Inikan baru usulan biasanya yang disepakati hanya 100-an, kalau sepanjang yang kita usulkan itu tidak memenuhi kita tetap menggunakan tenaga honorer. Intinya sekarang kita masih menunggu rekomendasi kementrian mudah-mudahan secepatnya," ujar Eddy.

Eddy juga menuturkan, hingga kin memang terdata ada 300an lebih guru honorer di wilayah Kota Pangkalpinang, yang tersebar disetiao sekolah dari TK, SD, dan SMP.(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved