Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Nomor WhatsApp Pejabat di Babel Disadap, Dosen ISB Atma Luhur Beri Tips untuk Antisipasi

Belakangan ini banyak nomor WhatsApp para pejabat di Pulau Bangka, disadap oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Ist/ pribadi
Kaprodi Bisnis Digital, Institusi Sains Bisnis (ISB) Atma Luhur Pangkalpinang, Hengki 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Belakangan ini banyak nomor WhatsApp para pejabat di Pulau Bangka, disadap oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Nomor tersebut, dimanfaatkan untuk meminta uang dengan jumlah tertentu, kepada kontak WhatsApp itu.

Menanggapi hal tersebut, Kaprodi Bisnis Digital, Institusi Sains Bisnis (ISB) Atma Luhur Pangkalpinang, Hengki menyebutkan seiring munculnya banyak platform teknologi komunikasi yang ada dimasyarakat, membuat peluang serangan cyber diberbagai aplikasi.

Terutama yang ada di handphone semakin marak misalnya aplikasi whatsapp oleh sebab itu ada beberapa cara jika nomor, terkena bajak oleh oknum tertentu dengan langkah mudah.

"Pada umumnya jarang terjadi pembajakan pada aplikasi WA, jika nomor WA kita adalah milik kita, tetapi jika terjadi pembajakan dapat dilakukan," kata Hengki, Selasa (2/3/2021)

Cara mengantisipasi hal tersebut, kata Hengki diantaranya, sebagai berikut. Buka Aplikasi WhatsApp, jika bisa upgrade ke versi terbaru, Login dengan nomor telepon anda yang sudah terdaftar Whatsapp anda, Input kode verifikasi yang didapatkan dari sms yang dikirim ke nomor Anda.

Selanjutnya akun anda akan kembali dan bisa diakses kembali, dan jangan lupak tambahkan fitur verifikasi 2 langkah (2- step authentication) untuk mengamankan akun whatsapp Anda.

"Tanda tanda Wa dibajak, terdapat pesan yang bukan kita sebagai pengirimnya, tiba-tiba akun online sendiri, tiba-tiba akun whatsapp logout (keluar sendiri), Fitur WhatsApp versi web tiba-tiba online," ujarnya.

Tambahnya, untuk mengantisipasi WA tidak terbajak, tambahkan fitur verifikasi dua langkah (2- step authentication) untuk mengamankan akun whatsapp, Fitur ini bisa dibuka di menu pengaturan WA lalu pilih verifikasi 2 langkah kemudian enable atau aktifkan.

"Jangan lupa logout atau keluar dari whatsapp versi web atau jangan gunakan whatsapp versi web jika tidak perlu, aktifkan keamanan tambahan seperti pindai sidik jari agar orang lain (asing) tidak dapat masuk ke akun WA," tambahnya

Hengki, mengingatkan, jangan pinjamkan handphone ke pada orang lain jika tidak perlu terutama yang berhubungan dengan media social.

Bangkapos.com/Yuranda

Penulis: Yuranda
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved