Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Pemkab Bangka Tengah Usulkan 2.051 Formasi CPNS 2021 dan 600 PPPK ke Kementerian PAN RB

Total 2.051 jumlah yang diusulkan, namun Pemkab Bateng belum menerima arahan apapun terkait penetapan, jumlah, dan jadwal penerimaan CPNS.

Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi CPNS 2021 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia Daerah (BKPSMD) Bangka Tengah belum menerima penetapan formasi dan jadwal penerimaan CPNS tahun 2021 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Republik Indonesia.

Kabid Mutasi BKPSDM Kabupaten Bangka Tengah, Dhani Effendi mengatakan, dari total 2.051 jumlah yang diusulkan, namun sampai saat ini pihaknya belum menerima arahan apapun terkait penetapan, jumlah, dan jadwal penerimaan CPNS.

"Kalau lihat informasi memang bulan April akan dilakukan pendaftaran, tapi ini baru wacana dari PAN RB dan Kemindikbud. Sampai hari ini kami di Daerah sifatnya menunggu dan kami belum diarahkan untuk membuat apapun," ucapnya.

Terkait teknis persiapan penerimaan CPNS, ia menyebutkan, pihaknya selalu diundang meeting bersama dalam membahas teknis persiapan dan arahan penerimaan CPNS.

"Biasanya jika memang sudah ada info kita diundang meeting via zoom membahasa arahan dan ketentuan sedemikian rupa," kata Dhani kepada Bangkapos.com, Selasa (2/3/2021).

Sementara itu untuk teknis pendaftafan CPNS nantinya ia mengungkapkan hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Untuk persiapan karena saat ini sudah by system dimana pelamar mengunakan web sscn.bkn. jadi pelamar tingga uplod berkas-berkas ke sistem dan kita tinggal verifikasi. Jadi polanya hampir sama dnegan tahun sebelumnya tidak ada perubahan," ungkapnya.

Bahkan untuk formasi guru ia menyampaikan pihaknya juga masih mengajukan tenaga guru CPNS sesuai kebutuhan yang ada di Bangka Tengah.

"Sesuai kebutuhan yang ada kita sampaikan ke kemetrian PAN RB yang memiliki kewenangan terkait regulasi PNS, baik untuk tenaga pendidik, kesehatan, dan teknis kita usulkan,"ujarnya.

Lebih lanjut pihaknya juga mengajukan kurang lebih 600 rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk guru diluar guru honorer.

"Nah untuk PPPK ini sistemnya berbeda dengan CPNS dan ini kita usulkan sesuai arahan kemendigbud bahwa tenaga pendidik ini tidak lagi diterima jadi CPNS tetapi diarahkan ke PPPK,"ucapnya

"Jadi kondisi realnya sampai hari ini kita di daerah belum mendapatkan arahan apapun terkait penerimaa CPNS dan PPPK ini. Kalaupun ada nantinya segera mungkin kami sampaikan informasinya ke teman-teman wartawan," tutur Dhani.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Penulis: Sela Agustika
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved