Breaking News:

3.959 Pekerja Publik Jadi Sasaran Vaksinasi

DINAS Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mulai melaksanakan vaksinasi tahap kedua kepada 3.959 pekerja publik, di antaranya OPD dan instansi

ist
Dinkes Babel Gencar Wujudkan Herd Immunity Melalui Vaksin Covid-19 Tahap 2 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mulai melaksanakan vaksinasi tahap kedua kepada 3.959 pekerja publik, di antaranya OPD dan instansi vertikal di wilayahnya, sejak Selasa (2/3/2021) pagi hingga Selasa (16/3).

Vaksinasi yang merupakan program peme­rintah ini dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Klinik Pratama Kesehatan Babel, Rumah Sakit Bhayangkara dan Poltekes Pangkalpinang.

Dalam pelaksanaan vaksinasi ada empat meja yang memiliki fungsi masing-masing. Meja pertama untuk administrasi dan verifikasi data.

Meja kedua, untuk skrining (pemeriksaan suhu tubuh dan tensi darah). Meja ketiga, penyuntikan vaksin dan meja keempat, pemberian surat vaksin (dilakukan observasi untuk melihat ada atau tidak KIPI).

Plt Kepala Dinkes Babel, Hermain SKM MKM meng­atakan pelaksanaan vaksinasi ini disesuaikan dengan rencana dan prosedur dari Kemenkes RI. “Per hari lebih kurang 130 per lokasi yang divaksinasi sesuai dengan jadwal yang kita tentukan,” ujar Hermain.

Diakuinya, Babel, mendapat jatah sebanyak 2.470 vial atau 24.700 dosis vaksin jenis Sinovac. Sehingga proses vaksinasi bisa dilakukan apabila sudah ada minimal sembilan orang yang hadir di lokasi vaksinasi.
Menurutnya, hal ini sesuai dengan anjuran Kemenkes RI, terkait batas waktu vaksin yang telah dibuka dalam vial hanya tiga jam.

“Diimbau kepada yang sudah mendaftarkan dan dijadwalkan semoga bisa datang sesuai jadwal sehingga pelaksanaannya lancar. Harapannya program vaksinasi ini bisa berjalan lancar dan dapat terwujud herd immunity, untuk melawan virus corona,” katanya.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Babel, M Henri meng­atakan pelaksanaan vaksin di lingkungan pemerintah provinsi dilakukan secepat dan efisien mungkin. “Kami berharap peran serta aktif dari semua ASN maupun pihak yang menjadi sasaran vaksinasi. Mohon kesabaran pihak sasaran karena vaksin yang kita siapkan baru 30 persen dari sasaran. Semua akan dapat ditahap ini, akan berjalan bulan ini sampai bulan Mei, nanti akhir bulan Maret akan datang lagi vaksin,” harap Henri.

Pihaknya juga menyerahkan keputusan kepada OPD dan instansi masing-masing untuk pekerja publik yang duluan hendak divaksin. “Diprioritaskan yang bekerja di lapangan atau berinteraksi dengan masyarakat langsung,” jelasnya.

Anggota Komisi IV DPRD Bangka Belitung, Azwari Helmi terlihat santai menuju meja tiga untuk disuntik vaksin Covid-19. Sebelum vaksin, ia sempat mengonsumsi teh manis dan makan sedikit saja.

Dirinya bahkan sudah menghubungi rekan-rekan wakil rakyat lain untuk segera menerima vaksinasi agar menyukseskan program pemerintah ini. “Untuk sementara sampai saat ini tidak ada rasa apa-apa, mudah-mudahan hal positif lah, kita harapkan rekan-rekan lain datang juga untuk divaksin.

Bahkan pemerintah daerah kita harus memberikan informasi kepada masyarakat untuk bagaimana memperoleh vaksin ini, apa itu dengan media, spanduk atau sosialisasi lewat RT,” ujar Azwari.

Hal serupa juga dirasakan Asisten Umum dan Peme­rintahan Setda Babel, Yulizar Adnan. “Alhamdulillah tidak ada apa-apa. Kepada teman-teman kita berharap agar mengikuti anjuran pemerintah untuk ikuti vaksinasi ini. Dengan harapan setelah vaksin ini dapat memutuskan rantai penyebaran Covid-19,” ujar Yulizar.

Ia berharap vaksinasi dosis kedua nanti yang akan dilaksanakan 14 hari setelah vaksinasi dosis pertama juga berjalan lancar. “Tidak ada rasa takut, saya memang menunggu jadwal. Kalau pada saat yang pernah boleh sukarela, kita sudah duluan mau divaksin,” katanya. (Bangkapos.com/Adv/S2/Bow)

Editor: Fery Laskari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved