Selasa, 7 April 2026

Bank Sumsel Babel Cetak Laba Bersih 107 Persen, Pemkab Bangka Bakal Terima Deviden Lebih Tinggi

Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin mengungkapkan sampai saat ini aset yang dimiliki oleh Bank Sumsel Babel mencapai Rp30 Triliun.

Penulis: edwardi |
Bangkapos.com/Edwardi
Bupati Bangka Mulkan menyerahkan plakat Pemkab Bangka kepada Dirut Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Direktur Utama (Dirut) Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin mengungkapkan sampai saat ini aset yang dimiliki oleh Bank Sumsel Babel mencapai Rp30 Triliun.

Dengan modal sekitar Rp3,5 Triliun dan saat ini sudah terlepas dari kewajiban mencapai untuk Rp3 Triliun.

"Saat ini kami juga diminta membantu Bank Lampung, namun belum selesai, ke depan Insyaallah Bank Lampung akan menjadi bagian dari Bank Sumsel Babel," kata Achmad Syamsudin saat memberikan sambutan pada peresmian Galeri Kampoeng Rafika Duri di Jalan HOS Cokroaminoto Kelurahan Sungailiat Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka, Rabu (03/03/2021).

Diharapkannya, masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tetap selalu mendukung keberadaan Bank Sumsel Babel ini ke depannya.

"Insyaallah Maret ini nantinya akan dilakukan bagi-bagi deviden untuk pemegang saham, Insyaallah pak Bupati Bangka untuk Kabupaten Bangka mungkin akan mendapatkan bagian lebih tinggi dari yang sudah dijanjikan sebelumnya, karena keuntungan Bank Sumsel Babel sudah mencapai 107 persen," ujar Achmad Syamsudin yang disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir.

Dia menyebut, bahkan pada saat ini pun untuk keuntungannya sudah melewati Rp0,5 Triliun meskipun kondisi saat ini masih ada wabah pandemi Covid-19. Namun Bank Sumsel Babel mampu melewati masalah itu.

"Untuk membantu UMKM dan IKM di galeri ini kami memiliki dana CSR yang akan kami koordinasikan dengan pak Bupati Bangka untuk mana lagi yang bisa kita bantu," tukas Achmad Syamsudin.

Diungkapkannya, dalam penyaluran dana CSR ini ada tiga hal yang menjadi prioritas sasaran, pertama dalam bidang ekonomi, sosial dan pendidikan yang diutamakan pada masa pandemi wabah Covid-19 ini.

"Untuk Galeri Kampoeng Rafika Duri ini nanti akan kita bantu dari sektor pemasaran sistem online , supaya masyarakat yang berada di luar kota bisa tetap membeli produk UMKM disini lewat pemesanan sistem online," tandas Achmad Syamsudin.

Bangkapos.com/Edwardi

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved