Breaking News:

Berita Kriminalitas

Ditnarkoba Polda Babel Tangkap Tiga Warga Sungailiat, Satu Dilepaskan, Ini Alasannya

Tiga warga lingkungan Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sungailiat, Bangka, dicokok, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Bangka Pos / Anthoni Ramli
Direktur Reserse Narkoba Polda Babel, Kombes (Pol) Achmad Yanuari Insan, Rabu (3/3/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tiga warga lingkungan Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sungailiat, Bangka, dicokok, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Ketiga warga itu berusursan dengan aparat hukum lantaran diduga terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu sabu.

Ketiganya, adalah Hs alias Putet (28) sekuriti PT BAA, Cs alias Mn (22) buruh harian, dan So (41) seorang wiraswasta.

Dari ketiganya, hanya dua HS dan Mn yang kasusnya naik ke tahap penyidikan.

Sementara So, harus dibebaskan, lantaran tidak terbukti memiliki narkoba.

"Ada sudah naik LP dan sudah sidik. Yang ditangkap tiga orang naik LPnya dua orang, satu orang tidak terbukti," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Babel, Kombes (Pol) Achmad Yanuari Insan, Rabu (3/3/2021).

"So, dijemput di rumahnya, namun tidak terdapat BB narkotika pada yang bersangkutan. Alasan dijemput karena menurut dua tersangka HS Dan Mn, Yang bersangkutan So memakai narkotika."

Achmad mengatakan, Hs dan Mn, ditangkap, di jalan Kampung Madura, Dusun III Merawang, Minggu (28/2/2021) sekira pukul 23.30 WIB.

Dari tangan Hs, polisi menyita barang bukti, satu paket bungkusan plastik berisi diduga narkotika jenis sabu ( bruto 0.72 gram), satu Renceng pipet sedotan warna putih, satu batang sekop/pipa sedotan dan 1 HP merk OPPO warna hitam.

Sementara dari tangan Mn, polisi menyita barang bukti, dua paket bungkusan plastik berisi diduga narkotika jenis sabu (bruto 0.77 gram), satu kotak rokok Gudang Garam Signature warna biru, satu lembar tisu warna putih, 1 batang sekop/pipa sedotan,1 timbang digital HWH pocket scale warna hitam,1 Hp merk Xiaomi warna gold.

Kedua tersangka, disangkakan melanggar pasal, 114 dan 112 undang undang nomor 35 tahun 2019 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat empat tahun penjara.

"Saat ini, polisi masih terus mendalami dan mengembangkan kasus tersebut. Termasuk memburu, pemasok sabu kepada para tersangka," pungkasnya.

Bangka Pos / Anthoni Ramli

Penulis: Antoni Ramli
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved