Breaking News:

Berita Kriminalitas

Empat Tahun Terakhir Kasus Narkoba di Bangka Belitung Naik, Gagalkan Penyelundupan 212 Kg Sabu

Data kasus narkoba di Kepulauan Bangka Belitung selama empat tahun terakhir fluktuatif cenderung naik.

Ist/BNNK Bangka
BNNK Bangka menggelar raker pemberdayaan masyarakat anti narkoba bersama karang taruna dan PKK Rabu (3/3/2021) di Hotel Pesona Bay Sungailiat. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA --Kombes Pol Maladi, Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung. megungkapkan data kasus narkoba di Kepulauan Bangka Belitung selama empat tahun terakhir fluktuatif cenderung naik.

Di mana pada tahun 2020 sebanyak 339 kasus berhasil diungkap dengan barang bukti sabu yang berhasil diamankan seberat 212kg. 

Data tersebut disampaikannya pada saat menggelar rapat kerja (raker) pemberdayaan masyarakat anti narkoba Rabu (3/3/2021) yang digelar Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Bangka di Hotel Pesona Bay Sungailiat Kabupaten Bangka.

Dia menyebutkan, jalur masuk narkoba ke Kepulauan Bangka Belitung dari berbagai arah.

Beberapa titik dari pinggiran laut ataupun pelabuhan tikus.  Diungkapkan Maladi, berbagai modus operandi pelaku semakin beragam.

"Kondisi ini memerlukan peran aktif masyarakat agar berani melaporkan jika ada penyalahgunaan narkoba ataupun kemungkinan penyulundupan narkoba di wilayah Bangka Belitung. Pelaku penyalahgunaan narkoba pastinya akan ditindak sesuai dengan pasal hukum yang berlaku," tegas Maladi.

Kepala BNNK Bangka Eka Agustina mengajak masyarakat dari berbagai kalangan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.

“Karang Taruna dan Ibu PKK yang datang pada hari ini merupakan peserta yang terpilih, yang kita harap dapat menjalankan tugas sebagai perpanjangan tangan dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di desa nya masing-masing," kata Eka Agustina.

Materi raker ini juga disampaikan oleh dr Rudiyanto Kepala Puskesmas Sungailiat sekaligus Dokter Penanggung Jawab Klinik BNNK Bangka.

dr Rudiyanto memaparkan tentang pengetahuan adiksi pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan ditutup dengan penyusunan rencana aksi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang akan dilakukan di masing-masing desa peserta kegiatan ini selama 1 tahun kedepan

.(Bangkapos/com/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved