Breaking News:

Ketua DPRD Bangka Belitung Ajak Semua Pelayan Publik Vaksinasi

KETUA DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Herman Suhadi bersama Wakil Ketua DPRD Babel, Hendra Apollo dan anggota lainnya melakukan vaksinasi Cov

bangkapos/Riki Pratama
KETUA DPRD Babel, Herman Suhadi bersama Wakil Ketua DPRD Babel, Hendra Apollo dan anggota lainnya saat melakukan vaksinasi Covid-19 di klinik Pratama Pemprov Babel, Selasa (2/3). 

"Ini merupakan program pemerintah dalam rangka untuk memutuskan mata rantai Covid-19 dan ini masalah kemanusiaan, kami berharap seluruh Anggota DPRD, kemudian pelayan publik lainya, untuk secara bersama divaksin, dan saya Alhamdulilah sudah melaksanakannya, saya tidak merasakan apa-apa," Herman Suhadi, Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Herman Suhadi bersama Wakil Ketua DPRD Babel, Hendra Apollo dan anggota lainnya melakukan Vaksinasi Covid-19 di Klinik Pratama Pemprov Babel, Selasa (2/3/2021).

Herman Suhadi pun mengajak seluruh Anggota DPRD Babel untuk melaksanakan Vaksinasi Covid-19.

Menurutnya, melalui cara inilah untuk dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Ini merupakan program pemerintah dalam rangka untuk memutuskan mata rantai Covid-19 dan ini masalah kemanusiaan, kami berharap seluruh Anggota DPRD, kemudian pelayan publik lainya, untuk secara bersama divaksin, dan saya Alhamdulilah sudah melaksanakannya, saya tidak merasakan apa-apa biasa saja,” jelas Herman.

Diakuinya, memang tidak semua dapat langsung divaksinasi, karena ada tahapan screening yang harus dilalui. “Saran saya sebelum divaksin jaga kesehatan, karena kalau darah tinggi caranya kurangi makanan yang menyebabkan darah tinggi. Kemudian jaga pikiran yang membuat tekanan bisa naik, istirahat cukup, saya juga sebelum divaksin istirahat saja, dari pagi, makan dan berdoa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejauh ini belum ada penolakan vaksinasi yang dilakukan oleh Anggota DPRD Babel. Hanya saja menurutnya, ada anggota yang pelaksanaan vaksinasinya ditunda, karena yang bersangkutan mengalami gejala darah tinggi.

“Sejauh ini tidak ada penolakan hanya penundaan jadwal karena kondisi, maklum umur tidak muda lagi. Sehingga tekanan darah naik. Saya mengajak mari kita vaksin, karena vaksin aman dan halal,” jelasnya.

Wakil Ketua DPRD Babel, Hendra Apollo berharap semua anggota dan pegawai di DPRD Babel juga dilakukan vaksinasi. “Selain anggota dewan yang ada di satu rumah karena sering kumpul, kemudian untuk pegawai ASN, honorer juga divaksin juga. Jangan hanya kita saja, tetapi, sekeliling kita juga, untuk memutus mata rantai penyebaran, dari keluarga dan masyarakat, agar kondisi saat ini bisa segera terlewati,” kata Hendra.

Diakuinya, adanya penolakan vaksinasi merupakan hak warga negara. Namun menurutnya, vaksinasi ini merupakan program peme­rintah yang perlu didukung pelaksanaannya. “Kalau mereka tidak percaya hak mereka, tetapi ini program pemerintah harus percaya, karena pemerintah tidak mungkin mencelakakan rakyatnya,” tegasnya. (Bangkapos.com/Advertorial/Riu)

Editor: Fery Laskari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved