Breaking News:

Pembunuhan di Sungaiselan

Warga Sebut AH Hilang Kesabaran hingga Tega Bacok Bekas Menantu, Terungkap Tabiat Korban ke Putrinya

Rusman menjelaskan beberapa warga memang sering menasehati korban yang sebelumnya sempat melakukan KDRT kepada mantan istrinya.

Penulis: Sela Agustika | Editor: khamelia
bangkapos.com/Sela Agustika
Lokasi Kronoligis kejadian yang berada di samping Kantor Kecamatan Sungaiselan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pelaku pembunuhan yang menewaskan mantan menantu Andri Budiman (AB), Abdul Hadi (AH) terkenal dengan sosok perangai yang baik.

Hal ini diakui langsung oleh beberapa warga setempat di Desa Sungaiselan Atas, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (3/3/2021).

Kepala Desa Sungaiselan Rusman mengatakan bahwa pelaku AH ini adalah tokoh agama yang terkenal dengan sosok yang baik.

"Beliau AH ini adalah orang yang baik dan agamanya juga kita akui baik, beliau juga sering khotib Jumat dan kita juga tidak menyangka," ucapnya, Rabu (3/3/2021).

"Bapak AH ini orang baik-baik lah dan seorang tokoh agama di sini, kita juga nggak menyangka dan percaya mungkin karena kesal atau apa kita tidak tau," tambah salah satu warga Sungaiselan.

Rusman menjelaskan beberapa warga memang sering menasehati korban yang sebelumnya sempat melakukan KDRT kepada mantan istrinya.

Baca juga: Gubernur Erzaldi Akan Naikkan Harga LPG, Helmi: Zaman Lagi Susah, Masyarakat Jangan Dibikin Kaget

Baca juga: BREAKING NEWS: Mantan Mertua Bacok Menantu Hingga Tewas, Begini Kronologisnya

"Saya bersama tokoh agama lainnya sering menasehati korban, agar jangan melakukan KDRT. Istrinya sering kabur dari rumah, lantaran tidak tahan atas sikap korban ini. Termasuk mantan mertuanya yang juga tokoh agama ini juga sering menyuruh mereka kembali dan terus hidup akur,” kata Rusman.

Lebih lanjut, pelaku AH dan korban ini merupakan warga domisili Desa Sungaiselan yang sudah lama tinggal di Desa Sungaiselan.

"Kedua-duanya ini merupakan warga dengan domisili KTP asli sini, tetapi untuk korban ini bukan orang asli sini, namun sudah lama di sini dan tidak memiliki keluarga di Sungaiselan," jelasnya.

Sebelum dimakamkan, korban sempat dibawa ke Puskesmas Sungaiselan, dan disemayamkan di Masjid Annajah Sungaiselan dan dimakamkan langsung.

Diberitakan sebelumnya pelaku sudah diamankan Kapolsek Sungaiselan dan pelaku akan dijerat Pasal 338 KUHP atau 351 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Bangkapos.com/Sela Agustika

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved