Breaking News:

Pemkab Bangka MoU dengan Bank Sumsel Babel, Subsidi Bunga Nol Persen untuk Pelaku UMKM

BUPATI Bangka, Mulkan bersama Dirut Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin didampingi Pemimpin Cabang Bank Sumsel Babel Sungailiat Muhamad Ramli Sinin.

Bangka Pos/Edwardi
BUPATI Bangka, Mulkan bersama Dirut Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin didampingi Pemimpin Cabang Bank Sumsel Babel Sungailiat Muhamad Ramli Sinin meresmikan Galeri Kampoeng Rafika Duri di Jalan HOS Cokroaminoto Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Rabu (3/3). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Bupati Bangka, Mulkan bersama Dirut Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin didampingi Pemimpin Cabang Bank Sumsel Babel Sungailiat Muhamad Ramli Sinin meresmikan Galeri Kam­poeng Rafika Duri di Jalan HOS Cokroaminoto Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Rabu (3/3).

Ke­duanya juga melakukan penandatanganan MoU subsidi bunga antara Pemkab Bangka dengan Bank Sumsel Babel dalam pemberian kredit usaha bagi para pelaku IKM dan UMKM dengan pinjaman bunga nol persen atau tanpa bunga.

Peresmian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penggunti­ngan pita oleh Bupati Bangka Mulkan ini, dilanjutkan dengan meninjau produk UMKM dan IKM yang dijual. Pem­kab Bangka juga memberikan plakat kepada Dirut Bank Sumsel Babel, Achmad ­Syamsudin dan tamu unda­ngan lainnya, serta membagikan paket Sembako kepada masyarakat yang terdampak wabah Pandemi Covid-19.

Gedung Galeri Kampoeng Rafika Duri ini merupakan bekas Kantor RRI Sungailiat. Kemudian direnovasi Dinas Perindustrian dan Perdaga­ngan (Disperindag) Kabupaten Bangka untuk dijadikan galeri untuk pemasaran produk UKM dan UMKM di Kabupaten Bangka. Nama Kampoeng Rafika Duri digunakan karena daerah ini dulunya merupakan kampung halaman artis penyanyi Indonesia terkenal era tahun 1970 asal Pulau Bangka, Rafika Duri.

Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin mengaku sangat senang dan bangga bisa berada di Kabupaten Bangka dalam rangka peresmian Galeri Kampoeng Rafika Duri ini. “Kalau kita lihat tadi lewat tayangan virtual Ibu Rafika Duri dalam kondisi pemilihan sakit Covid-19, maka saya dan istri juga sebenar­nya alumni sakit Covid-19 juga terkena di awal April 2020, meskipun ada wabah Covid-19 memang perlu kita antisipasi, namun jangan sampai membuat kita berhenti melakukan aktivitas, ke depan kita harus berdamai dengan kondisi tatanan kehidupan yang baru ini,” kata Achmad Syamsudin.

Diakuinya, kondisi ekonomi di triwulan pertama 2021 ini memang belum begitu ada peningkatan yang baik. “Artinya kita perlu bersama-sama mengajak masyarakat kita beraktivitas ekonomi kembali, namun tetap mematuhi tatanan kehidupan yang baru.

Dulu saat kita krisis ekonomi tahun 1998, 2005 saat itu sektor UMKM tidak terkena imbas, namun saat wabah pandemi Covid-19 ini sektor UMKM juga ikut jatuh atau hancur, kami di perbankan melihat meskipun UMKM ini ikut jatuh namun masih ada nyawa untuk kembali bangkit, karena itu peresmian dan keberadaan Galeri Kampoeng Rafika Duri ini sangat kami dukung agar sektor UMKM dan IKM bisa bangkit dan kuat kembali,” jelasnya.

Ditambahkannya, Bank Sumsel Babel juga menyambut baik ide Bupati Bangka Mulkan yang memberikan subsidi bunga nol persen untuk KUR bagi pengusaha UMKM dan IKM. “Kita lihat saat ini yang menggerakkan sektor ekonomi masyarakat saat ini kaum ibu-ibu sangat kuat sekali dalam melakukan usaha UMKM dan IKM hal ini bisa dilihat dari nasabah di Bank Sumsel Babel saat ini,” ujarnya.

Bupati Bangka, Mulkan mengatakan alasan penamaan Galeri Kampoeng Rafika Duri ini agar memiliki nama kuat dan terkenal agar orang mau datang ke Kabupaten Bangka untuk berbelanja. “Kawasan ini memiliki nilai sejarah dari mana jalannya HOS Cokroaminoto dan di sini juga ada tokoh masyarakat keturunan Pahlawan Babel Depati Bahrin, yaitu Pak Rohmadi juga ada artis ­Indonesia keluarga Rafika Duri, sehingga kita memandang layak untuk dibangun galeri UMKM dan IKM disini dengan nama Galeri Kampoeng Rafika Duri,” ujar Mulkan.

Ia menambahkan dulu gedung ini merupakan bekas gedung awal berdirinya RRI Sungailiat. Setelah RRI memiliki gedung sendiri akhirnya dijadikan sebagai gedung pertemuan Kelurahan Su­ngailiat dan tempat menyimpan barang-barang rongsokan tidak terpakai. Sehingga menurutnya, Pem­kab ingin memfungsikan kembali gedung ini supaya lebih bermanfaat dan berguna.

“Dulu kita kalau ada tamu dari luar daerah juga bingung mau diajak belanja kemana yang menjadi ciri khas daerah, Alhamdulillah setelah ada galeri ini mudah-mudahan kita tidak bingung lagi karena sudah memiliki kawasan yang menyediakan.produk UMKM dan IKM khas Bangka disini,” harap Mulkan.

Dalam kegiatan ini, hadir pula Wali Kota Pangkalpi­nang, Maulan Aklil atau Molen beserta Ketua TP PKK Pangkalpinang, Ketua TP PKK Bangka Yusmiati Mulkan, Bupati Bangka Selatan diwakili Asisten Setda Basel, Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Sungailiat, Ramli Sinin, Anggota DPD RI ­Alexander Fransiscus, unsur Forkopimda Bangka, Ketua DPRD Kabupaten Bangka, ­Iskandar dan jajarannya, Sekda Bangka Andi Hudirman dan para pejabat di lingku­ngan Pemkab Bangka, artis ibu kota, Tommy Ali dan tamu undangan lainnya. (Bangkapos.com/Adv/Edw/Bow)

Editor: Fery Laskari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved