Breaking News:

Sambangi SMAN 3 Pangkalpinang, Kejati Kep. Bangka Belitung Ajak Siswa Pahami UU Perlindungan Anak

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Bangka Belitung, kembali menunjukkan kepeduliannya pada dunia pendidikan di Provinsi Bangka Belitung

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: El Tjandring
Ist (Bid. Penkum Kejati Provinsi Bangka Belitung)
Kepala Seksi B (Sosial Budaya Kemasyarakatan) Perana Muda Manik, SH.MH beserta rombongan memberikan pemahaman dan bimbingan kepada para pelajar dan guru di SMAN 3 Pangkalpinang dalam program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (04/03). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Bangka Belitung, kembali menunjukkan kepeduliannya pada dunia pendidikan di Provinsi Bangka Belitung. Melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kejati Kepulauan Bangka Belitung berupaya untuk lebih dekat dan ikut berkontribusi dalam dunia pendidikan dengan melakukan kegiatan penyuluhan-penyuluhan hukum ke lembaga sekolah, mulai dari tingkat SMP, SMA hingga perguruan tinggi.

Pada program JMS kali ini, Kejati Kepulauan Bangka Belitung kembali menyambangi salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di kota Pangkalpinang. Setelah kemarin, Rabu (03/03) mengunjungi SMAN 1 Pangkalpinang, hari ini, Kamis (04/03), Kejati Kepulauan Bangka Belitung melalui Bidang Penkum menyambangi SMAN 3 Pangkalpinang.

Di SMAN 3 Pangkalpinang, Kejati Kepulauan Bangka Belitung berinteraksi dan bercengkrama dengan 60 orang peserta yang terdiri dari para pelajar serta guru, guna mengenalkan dan memberikan pemahaman tentang Undang-Undang (UU) Perlindungan Anak.

Melalui Kepala Seksi B (Sosial Budaya Kemasyarakatan) Perana Muda Manik, SH.MH dan Kasi Penkum Kejati Kepulauan Bangka Belitung Basuki Raharjo, Korps Adhyaksa memberikan bimbingan kepada para pelajar dan guru tentang ketaatan pada hukum.

Perana Muda Manik selaku Kepala Seksi B (Sosial Budaya Kemasyarakatan) mengungkapkan, sebenarnya merupakan tugas utama setiap sekolah melalui para guru untuk menghimbau kepada para pelajar agar mentaati norma-norma yang ada.

Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Kejati Kepulauan Bangka Belitung di SMAN 3 Pangkalpinang.
Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Kejati Kepulauan Bangka Belitung di SMAN 3 Pangkalpinang. (Ist (Bid. Penkum Kejati Provinsi Bangka Belitung))

Namun, pihaknya perlu juga menyampaikan dan memberikan penyuluhan dari sisi hukum sebagaimana undang-undang yang berlaku, agar nantinya tidak di salah artikan dan missed komunikasi.
“Sinergitas antara sekolah dengan kejaksaan perlu digalakkan, tujuannya adalah untuk memberikan tambahan wejangan dan pemahaman kepada siswa agar menaati hukum,” tandasnya.

Menurutnya, melalui program JMS ini, selain terjalinnya komunikasi dan silaturahmi yang kuat antara Kejaksaan dan sekolah-sekolah, pihak sekolah dan para pelajar serta guru dapat pula menyerap ilmu yang dapat membimbingnya untuk bisa terhindar dari perilaku-perilaku yang melanggar hukum.
“Dengan adanya JMS ini tentunya siswa akan diajari bagaimana berperilaku sesuai dengan undang-undang yang ada, terlebih tentang apa itu UU Perlindungan Anak dan bagaimana pengimplementasiannya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved